BolaSkor.com - Setahun berlalu sejak megabintang asal Argentina, Lionel Messi, membuat keputusan besar meninggalkan Barcelona dengan tangisan - karena kontraknya tak diperpanjang - dan membuka lembaran baru dengan PSG (Paris Saint-Germain).

Barcelona terpaksa mengambil tindakan tersebut karena kondisi finansial mereka tidak sehat. Tentu saja hanya PSG dan Manchester City yang menyanggupi gaji besar pemenang tujuh Ballon d'Or tersebut.

Musim lalu pemain berusia 35 tahun mengalami proses adaptasi dengan PSG di bawah asuhan Mauricio Pochettino. PSG juara Ligue 1 tapi Messi tidak tampil optimal dan PSG memang selalu diprediksi jadi juara.

Musim 2022-2023 baru dimulai tapi dengan suasana baru bersamaan dengan datangnya Christophe Galtier sebagai pelatih baru. Galtier sejauh ini mampu mengontrol kamar ganti pemain PSG hingga trio bintang lini depan, Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe bermain baik.

Baca Juga:

Satu Rekor Cristiano Ronaldo di Liga Champions Telah Dilalui Lionel Messi

Menilik Jumlah Gol Liga Champions yang Dibutuhkan Lionel Messi untuk Menyalip Cristiano Ronaldo

Persahabatan Bagai Kepompong, Berikut Para Bintang LaLiga yang Dikenal sebagai Sobat Karib

Kualitas dan pengalaman Messi dapat meningkatkan Barcelona, tetapi dampak besar La Pulga bukan hanya dari sisi peningkatan performa tim menyeluruh saja, tapi juga dampak signifikan pada ekonomi atau finansial PSG.

Sebagaimana dilansir dari Marca, hanya dalam waktu setahun PSG bisa mendapatkan pemasukan 700 juta euro dengan nilai Messi di luar lapangan pertandingan. Dampak itu dibagi dua kategori, di media sosial dan juga ekonomi.

Media Sosial dan Ekonomi PSG

Datangnya Messi langsung meningkatkan pengikut (followers) PSG, dengan klub mendapatkan lebih dari 15 juta pengikut di seluruh platforms media sosial, melebihi 150 juta pengikut total.

Menurut Direktur Bisnis PSG, Marc Armstrong, PSG mendapatkan 1,4 juta pengikut per pekannya, melewati 10 juta pengikut di Tik Tok dan klub menjadi nomor satu Prancis paling banyak diikuti di Instagram.

Sementara dari sisi ekonomi sebagaimana pemberitaan El Economista, transfer Messi sudah mengamankan 10 sponsor baru dan kesepakatan sponsor itu meningkat pada angka sekitar 3 hingga 8 juta euro.

Beberapa sponsor itu cukup ternama seperti Dior, Gorillas, Crypto.com, PlayBetR, GOAT, Snart Good Thins, Volt, Big Cola, Sports Water, dan Autohero. Sedangkan sponsor PSG dengan Nike menghasilkan 75 juta euro per tahunnya, dengan kontrak berakhir pada 2032.

Dengan profil besar Messi yang datang sebagai legenda besar Barcelona, peningkatan dari penjualan jersey juga meningkat tahun lalu. PSG menjual lebih dari 1 juta baju, mendapatkan uang pada angka 90 hingga 160 euro per jersey, dan lebih dari 60 persen di antara mereka menggunakan nama Messi di belakang jersey.

"Permintaan telah tumbuh antara 30 persen dan 40 persen dan semua yang bisa memperlambatnya adalah pasokan," tambah Armstrong.

"Ketika salah satu dari transfer ini terjadi, orang berpikir bahwa itu dibayar dengan menjual kaos, dan itu tidak seperti itu. Anda tidak dapat menghasilkan banyak kaos ekstra."

"Kesepakatan dibuat untuk menutupi minimum, yang sangat penting, tetapi Anda tidak dapat memenuhi semua permintaan untuk kaos Messi," urainya.