BolaSkor.com - Megabintang Paris Saint-Germain, Neymar, tidak terima dirinya mendapatkan kartu merah pada laga melawan Olympique Marseille. Neymar menjelaskan, Alvaro Gonzalez terlebih dahulu melakukan tindakan rasial.

Paris Saint-Germain menjamu Marseille pada pertandingan kedua Ligue 1 2020-2021, di Stadion Parc des Princes, Minggu (13/9) waktu setempat. Pertandingan tersebut diwarnai dengan drama.

Paris Saint-Germain berada dalam tekanan usai Florian Thauvin mencetak gol untuk tim tamu pada menit ke-31. Gol tersebut membuat Les Parisiens meningkatkan serangan untuk mengejar kemenangan.

Baca Juga:

Waspada Tim-tim Rival, Leeds United Ancaman Besar di Premier League 2020-2021

Hasil Laga Liga-liga Eropa: Tottenham Keok, PSG Kalah Dua Kali Beruntun

Tanpa 7 Bintangnya, PSG Ditumbangkan Tim Promosi

PSG Vs Marseille

Namun, hingga waktu normal berakhir, PSG tidak juga bisa mencetak gol. Keadaan kian sulit karena terjadi keributan pada menit ke-90+7. Keributan tersebut membuat sang pengadil memberikan dua kartu merah untuk masing-masing tim.

Layvin Kurzawa dan Leandro Paredes menjadi pemain PSG yang keluar lebih cepat. Sementara itu, Jordan Amavi dan Dario Benedetto menjadi penggawa Marseille yang mengantongi kartu merah.

Rupanya, drama tidak berhenti sampai di situ. Neymar terlihat memukul kepada bek Marseille, Alvaro Gonzalez. Usai menggunakan VAR, wasit memberikan kartu merah kepada eks Barcelona tersebut.

Menurut penyiar BT Sport, Jonas Giaver, pada saat meninggalkan lapangan, Neymar sempat mengungkapkan jika dia melakukan pukulan tersebut karena Alvaro Gonzalez melakukan tindakan rasialis terlebih dahulu. "Karena dia rasial. Itu sebabnya saya memukulnya," tegas Neymar saat menuju lorong stadion.

Bagi PSG, ini adalah awal yang buruk pada Ligue 1 2020-2021. Pada pertandingan pertama, PSG juga menelan kekalahan tipis dari Lens dengan skor 1-0. Saat ini, PSG berada pada zona degradasi.