BolaSkor com - Arema FC sudah bersiap untuk kembali menjalani Kompetisi Liga 1 yang segera berlanjut. PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengindikasikan bahwa Liga 1 akan berlanjut dengan sistem bubble plus tanpa penonton, mulai awal Desember 2022.

Bagi Arema FC, sistem bubble plus tanpa penonton sebenarnya tidak berpengaruh. Dengan situasi normal pun, Tim Singo Edan sudah harus bersiap bertanding tanpa suporter akibat dijerat sanksi oleh Komite Disiplin PSSI pasca Tragedi Kanjuruhan.

Seperti diketahui, Komdis PSSI memutuskan Arema FC harus menjalani pertandingan usiran untuk 11 jadwal kandang di sisa musim ini. Anak asuh Javier Roca mesti mencari stadion berjarak 250 kilometer di luar Malang plus tanpa kehadiran penonton.

Baca Juga:

Arthur Irawan Nyatakan Persik Kediri Siap Lanjutkan Liga 1 Apa Pun Sistemnya

Dua Uji Coba Kontra Kontestan Piala Dunia 2022 Bikin Yusuf Helal Merasa Lebih Baik

Adilson Maringa pun mengakui bahwa sanksi yang menimpa Arema FC akan sangat berat. Pasalnya, kehadiran Aremania sejauh ini memberi banyak manfaat dalam memacu motivasi bertanding rekan setimnya di tengah lapangan.

"(Sanksi) yang tentunya sangat berat. Karena kami harus menjalani semua pertandingan tanpa suporter lagi. Dukungan Aremania dan Aremanita sangat penting bagi kami," ucap Maringa.

Meski demikian, ia tetap optimis bahwa dukungan dari suporter Arema tetap mengalir. Apalagi, perjuangan Tim Singo Edan akan jauh lebih berat, setidaknya mempertahankan predikat 4 besar pada Liga 1 musim 2021/2022 lalu.

"Saya berharap suporter tetap mendukung kami, agar mendapat hasil maupun posisi terbaik di kompetisi. Saya melihat dukungan mereka sangat besar melalui media sosial," pungkas kiper berpaspor Brasil tersebut. (Laporan Kontributor Bimaswara Dumugi/Malang)