BolaSkor.com - Pandemi virus corona COVID-19 tak menyurutkan semangat memaknai dan mengisi peringatan Hari Jadi Kota Surabaya ke-727 kemarin. Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat pemerintah kota Surabaya menggelar peringatan secara sederhana.

Tidak ada peringatan besar-besaran dan tidak ada tari Remo massal yang selalu ada di HUT Surabaya seperti tahun-tahun sebelumnya. Meski begitu, pemain-pemain Persebaya bergantian mengucapkan selamat kepada Surabaya. Sejumlah penggawa Green Force seperti Rachmat Irianto, Oktafianus Fernando, Koko Ari Araya hingga Irfan Jaya tak lupa mengucapkan selamat hari jadi.

Bagi para pemain Bajol Ijo, Surabaya lebih dari sekedar kota tempat mencari nafkah. Surabaya telah menjadi rumah bagi pemain asli Kota Pahlawan maupun perantau. Salah satunya Irfan Jaya yang jauh-jauh hijrah dari Bantaeng, Sulawesi Selatan untuk mengadu nasib di Surabaya.

Baca Juga:

Pelatih Persib Robert Alberts Dukung Kebijakan New Normal di Indonesia

Bek Persija Marco Motta Putuskan untuk Pulang ke Italia

"Saya sudah nyaman di surabaya karena sudah seperti rumah sendiri, di sana saya saya diterima baik, kotanya juga bersih dan tertib," terang Irfan Jaya. "Rasanya seperti sudah jatuh cinta dengan Surabaya. Alhamdulillah di Surabaya saya menemukan jalur karier yang tepat," tambahnya.

Pemilik nomor punggung 41 ini berharap di ulang tahun yang ke-727 Surabaya bisa bangkit dari wabah COVID-19 yang mendera. Ia yakin masyarakat Surabaya, khususnya Bonek dan Bonita bisa kuat dan bersatu menghadapi pandemi ini.

"Semoga Surabaya semakin maju dan bisa lekas terbebas dari Corona, saya sudah rindu atmosfer GBT," harap pemain yang membawa Persebaya lolos ke Liga 1 dan menyabet gelar Best Player pada 2017 lalu.

Harapan serupa dirasakan bek muda Rachmat Irianto. Pemain asli Suroboyo ini mengharumkan nama Surabaya dengan menjadi langganan timnas di berbagai jenjang usia.

"Semoga Surabaya menjadi kota terbaik, semoga juga Corona segera pergi dari Surabaya dan Indonesia pada umumnya," tutur putra legenda Persebaya, Bejo Sugiantoro tersebut. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)