BolaSkor.com - Kasus pengaturan skor diduga mewarnai penyelenggaraan LaLiga musim lalu. Getafe dan Villarreal menjadi dua klub yang diduga terlibat praktek kotor ini.

Laga Getafe kontra Villarreal pada pekan terakhir LaLiga musim 2018-2019 diduga telah diatur. Saat itu Getafe butuh kemenangan untuk lolos ke Liga Champions.

Dilansir dari Marca, pihak kepolisian sudah menemukan bukti terkait pengaturan skor ini. Pemain Getafe, Jorge Molina diduga menjadi penghubung untuk melancarkan hal tersebut.

Pihak kepolisian menyimpulkan dugaan tersebut berdasarkan bukti percakapan telepon yang dilakukan Molina dengan seorang pria bernama Esteban. Keduanya sempat membahas terkait uang dua juta euro yang akan diberikan kepada tujuh pemain Villarreal.

Tuduhan serius ini langsung dibantah oleh kedua tim. Villarreal siap bersikap terbuka untuk membantu pihak kepolisian.

Baca Juga:

Demi Tuntaskan Musim 2019-2020, LaLiga Berencana Gelar Pertandingan Setiap Hari

LaLiga Diharapkan Kembali Bergulir Sebulan Lagi

Klub-klub LaLiga Mulai Kembali Latihan, Tiga Pemain Positif Virus Corona

"Villarreal dan tim utama ingin menunjukkan penolakan tegas atas tuduhan yang dibuat dan dengan tegas menyangkal terlibat dengan cara apapun untuk mengatur pertandingan melawan Getafe pada laga terakhir musim lalu," bunyi pernyataan resmi Villarreal.

"Klub mengutuk setiap tindakan yang merusak esensi olahraga dan kompetisi, serta menekankan nilai-nilai transparansi, etika, integritas, dan permainan yang adil sebagai dasar filosofi kami."

Hal tak juah berbeda diungkapkan Getafe. Klub yang berasal dari kota Madrid itu juga menyatakan dukungannya kepada Molina.

"Getafe ingin memberikan dukungan kepada Jorge Molina, dan menyesalkan pelanggaran serius pada hak mendasarnya terkait praduga tak bersalah. Kami ingin menyebarkan pesan penolakan, dan dengan tegas menyangkal segala implikasi terkait dengan masalah ini dan jenis tindakan seperti ini," bunyi pernyataan Getafe.

Pengaturan skor pada laga Villarreal kontra Getafe memang cukup sulit untuk dibuktikan. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2 sehingga membuat Getafe gagal lolos ke Liga Champions karena hanya menempati peringkat kelima.