BolaSkor.com - Sebanyak dua pemain Persebaya Surabaya akan kembali mendapat panggilan bergabung ke skuad timnas Indonesia proyeksi Piala AFF 2020. Sebelumnya, Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya telah bergabung dengan skuad Garuda dalam pemusatan latihan di Turki.

Pelatih Persebaya Aji Santoso mengaku sudah mendengar kabar pemanggilan tersebut. Hanya saja, dia masih menutup rapat nama dua pemain Bajol Ijo yang akan menyusul ke Turki. Dari informasi yang dihimpun, dua pemain tambahan Persebaya adalah kiper Ernando Ari Sutaryadi dan bek Rizky Ridho Ramadhani.

“Saya juga sudah mendengar ada dua pemain Persebaya lagi yang akan dipanggil untuk bergabung dengan Timnas. Tentu kami di Persebaya bangga karena bisa berperan untuk Timnas. Bisa dikatakan, Persebaya akan (menyumbang pemain) lebih banyak dari tim-tim lain,” jelas Aji menjawab BolaSkor.com pada sesi jumpa pers secara virtual (27/11).

Baca Juga:

Liga 1 Akan Rehat saat Timnas Indonesia Bertanding di Piala AFF 2020?

Bantu Laos di Piala AFF 2020, Eks Ligue 1 Enggan Muluk-muluk

Meski begitu, pelatih berlisensi AFC Pro tersebut berharap tambahan pemanggilan pemain ke timnas tersebut tidak mengganggu klub. Sebab, saat ini kompetisi Liga 1 2021/2022 tengah bergulir dan persaingan antar klub semakin ketat.

"Mudah-mudahan saja dengan pemanggilan ini tidak memengaruhi tim,” harap Aji.

Aji Santoso lantas menyarankan jika ada agenda atau event yang diikuti timnas Indonesia, sebaiknya kompetisi diliburkan. Bapak 5 anak tersebut menilai jika timnas merupakan kumpulan pemain terbaik dari suatu negeri versi pelatih.

“Memang seharusnya ketika ada event atau agenda timnas itu, kompetisi harusnya libur. Itu akan (menjadi) win-win solution yang sangat bagus,” terang pelatih 51 tahun tersebut.

Aji Santoso mengaku akan mendukung penuh kebijakan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dalam memanggil sebanyak-banyaknya pemain terbaik dari suatu klub. Saat ini sendiri tengah diterapkan pembatasan maksimal memanggil dua pemain per klub.

“(Idealnya), Shin Tae-yong bisa menggunakan siapa pun pemainnya, sebanyak-banyaknya dari klub mana pun. Saya juga sudah berulang kali menyampaikan, supaya tidak ada yang dirugikan. Artinya, timnas bisa mengambil (sebanyak-banyaknya) pemain terbaik dari klub. Dan, klub sendiri juga tidak dirugikan, agar (tetap) dapat menggunakan pemain-pemain terbaiknya di kompetisi,” pungkas Aji. (Laporan Kontributor Keyzie Zahir/Surabaya)