BolaSkor.com - Bintang muda Everton, Moise Kean melakukan aksi kurang terpuji dengan menggelar pesta ketika pemerintah Inggris menerapkan aturan lockdown. Hal itu membuat manajemen klub asal kota Liverpool itu meradang.

Kean dikabarkan menggelar pesta di apartemennya. Hal itu terungkap setelah sang pemain membagikan momen tersebut melalui media sosial snapchat.

Masalahnya, Kean berpesta dengan para tamu yang merupakan sebuah pelanggaran di masa lockdown. Hal itu diperparah dengan tampilnya penari wanita dengan goyangan erotis.

Manajemen Everton terkejut dengan aksi salah satu pemainnya tersebut. Ia dianggap tak menghormati usaha petugas medis yang berjuang mati-matian melawan virus corona.

Baca Juga:

Carlo Ancelotti Siap Tampung Dua Bintang Real Madrid di Everton

Gelandang Real Madrid Tolak Tawaran Manchester United dan Juventus

Eredivisie Dihentikan Tanpa Juara, Bagaimana Nasib Liverpool di Premier League?

"Everton terkejut mengetahui insiden di mana pemain tim pertama mengabaikan pedoman pemerintah dan kebijakan klub terkait dengan krisis virus corona. Klub telah dengan kuat menyatakan kekecewaannya kepada pemain dan menjelaskan bahwa tindakan seperti itu sama sekali tidak dapat diterima," bunyi pernyataan resmi Everton.

"Orang-orang luar biasa di NHS (Layanan Kesehatan Inggris) layak mendapatkan penghargaan tertinggi atas kerja keras dan pengorbanan mereka. Cara terbaik untuk menunjukkan rasa hormat kepada mereka adalah dengan melakukan segala yang kami bisa untuk melindungi mereka."

Kean didatangkan Everton dari Juventus pada musim panas lalu dengan biaya transfer mencapai 24 juta poundsterling. Sejauh ini, ia baru mencetak satu gol dalam 26 pertandingan.

Ini bukan kali pertama Kean berperilaku buruk. Ia sempat dibekukan dari timnas Italia pada Piala Eropa U-21 karena terlambat datang beberapa kali ke pertemuan tim.

Ini juga bukan pertama kalinya pemain Premier League berulah selama masa pandemi virus corona. Kyle Walker bahkan berpesta seks bersama dua wanita bayaran dan membuat bek Manchester City itu dikecam berbagai pihak.