BolaSkor.com - Pemain baru Chelsea, Timor Werner ingin menempa dirinya menjadi lebih baik di Premier League. Menurutnya, Premier League merupakan rimba persaingan yang sempurna untuk melakukannya.

Pemain asal Jerman tersebut baru tiba di Inggris pekan lalu. Werner pun juga ikut langsung menyaksikan kemenangan Chelsea atas Wolves yang berlangsung di Stamford Bridge pada laga terakhir Premier League.

Werner menilai, Premier League memiliki gaya bermain yang cepat. Hal ini yang dirasa cocok dengannya, yang juga mengandalkan kecepatan saat di dalam lapangan.

Baca Juga:

Posisi Bermain dan Wejangan, Isi Percakapan Lampard dengan Werner di Sesi Latihan Chelsea

Timo Werner Bakal Buat Persaingan Lini Depan Chelsea Kian Kompetitif

Kai Havertz Semakin Dekat ke Chelsea

Timo Werner

"Gaya Premier League sangat cepat dan hal yang spesial dari saya adalah saya sangat cepat. Saya pikir hal yang sempurna bagi saya bisa bermain di sini," ungkap Werner dikutip dari Metro.

Chelsea memboyong Werner dari RB Leipzig pada akhir musim 2019-2020. The Blues menebus sang pemain yang harganya mencapai angka 53 juta euro (sekitar Rp 910 miliar).

"Ini adalah liga lain di negara lain, sehingga saya dapat meningkatkan diri ke level lain. Jadi, itulah alasan saya datang ke Premier League dan Chelsea," jelasnya.

Pemain berusia 24 tahun itu juga mengaku sudah siap menjadi mesin gol untuk Chelsea. Jejak kariernya pun tidak jauh berbeda dengan Christian Pulisic. Sebelum ke Chelsea, winger asal Amerika Serikat itu juga main di Bundesliga membela Borussia Dortmund.

"Saya sangat senang berada disini dan saya akan mencoba untuk mencetak gol sebanyak mungkin untuk Chelsea. Alasan lain saya disini adalah untuk membawa gol yang saya cetak di Leipzig kesini dan mungkin lebih banyak gol daripada disana," pungkas Werner.

Werner pun memiliki catatan apik saat masih berada di Leipzig. Ia mencetak 28 gol dan delapan assist dalam 34 penampilan di Bundesliga musim ini. Total yang Werner sumbang adalah 34 gol dan 13 assist di semua kompetisi.

Penulis: Alexander Matthew