BolaSkor.com - Pada laga kontra melawan Paris Saint-Germain yang dilangsungkan di Signal Iduna Park, Rabu (19/02), manajer Borussia Dortmund, Lucian Favre memainkan Giovanni Reyna. Reyna diberikan kesempatan untuk melakukan debutnya di Liga Champions kontra PSG pada babak kedua menggantikan Thorgan Hazard.

Alhasil, pemain berusia 17 tahun itu berhasil memberikan assist kepada Erling Haaland yang mencetak gol pada menit ke-77. Tak hanya itu, menurut catatan Twitter resmi Liga Champions, Reyna juga sukses memecahkan rekor sebagai pemain termuda Amerika Serikat yang tampil di Liga Champions.

Reyna yang berasal dari negeri Paman Sam, tak bisa lepas dari bayang-bayang Christian Pulisic yang juga pernah memperkuat Dortmund (medio 2016-2019).

Saat ini Pulisic sudah hengkang ke Chelsea pada musim panas 2019. Lucien Favre melihat pemain kelahiran 2002 itu dan teringat sosok Pulisic. Favre juga menilai Reyna merupakan pemain yang memiliki potensi yang luar biasa.

Baca Juga:

Tekuk PSG, Bek Borussia Dortmund Prediksi Leg Dua yang Sulit di Paris

Tidak Hanya Tajam Mencetak Gol, Erling Haaland Juga Berkorban Membantu Tim Bertahan

Erling Haaland yang Terus Menebar Sensasi dengan Borussia Dortmund

Giovanni Reyna dan Lucien Favre

"Gio Reyna punya talenta yang fantastis. Dia punya banyak potensi dan kepercayaan diri yang bagus. Saya menilai bakatnya mirip Pulisic, bahkan mungkin sedikit lebih baik," ujar Favre dilansir dari situs resmi Bundesliga.

Perjalanan Karier Giovanni Reyna

Darah sepak bola memang sudah mengalir di tubuh Giovanni Reyna. Ayahnya, Claudio Reyna, merupakan mantan kapten tim nasional Amerika Serikat yang juga pernah memperkuat Manchester City dan Glasgow Rangers. Sementara ibunya, Danielle Egan, pernah memperkuat timnas Wanita Amerika Serikat.

Ketika masih aktif berkarier pada periode 90-an hingga awal 2000-an, Reyna bukan sembarang pemain karena dia salah satu pemain asal Amerika yang sukses berkarier di Eropa. Reyna juga mengemas 112 caps dan delapan gol untuk timnas Amerika Serikat.

Claudio Reyna

Publik sampai menjulukinya dengan julukan Captain America karena kemampuannya yang hebat dalam memimpin tim dengan semangat tinggi. Captain America adalah tokoh pahlawan fiktif karya Stan Lee di Marvel Comics yang dikenal dengan kemampuannya memimpin, kuat, tangguh, dan menjadi simbol Amerika.

Selayaknya Steve Rogers yang mewariskan ikon Captain America kepada rekannya, Sam Wilson, yang menjadi karakter pahlawan Falcon dalam film "Avengers: End Game", Claudio Reyna kini telah menyerahkan tongkat estafetnya kepada sang anak, Giovanni Reyna.

Reyna pertama kali mengecap pendidikan sepak bola resmi bersama akademi New York City FC, klub yang merupakan saudara dari klub Premier League, Manchester City. Mengemban pendidikan selama empat tahun bersama New York City FC, bakat besar Reyna sudah mulai tercium.

Di tahun 2017, saat usianya baru menginjak 14 tahun, Gio Reyna sudah berhasil mengantarkan NYCFC menjuarai turnamen Generation Adidas Cup, padahal kompetisi diperuntukkan untuk anak-anak berusia 17 tahun.

Ia bukan hanya berhasil mengantarkan NYCFC menjadi juara, Reyna juga terpilih menjadi pemain terbaik dan mendapatkan Torneo Delle Nazioni karena berhasil mencetak empat gol dan empat assist.

Giovanni Reyna memutuskan untuk mengadu nasib di Jerman dan bergabung bersama Borussia Dortmund di awal musim 2019-20, tetapi Reyna tidak langsung bergabung dengan skuat utama, melainkan memperkuat tim junior terlebih dahulu.

Giovanni Reyna

Di paruh kedua musim, Manajemen Borussia Dortmund mempromosikannya ke skuat utama, dan 18 Januari 2020 Reyna berhasil melakoni laga debutnya bersama Dortmund melawan Wolfsburg.

Ia dimainkan pada menit ke-72 menggantikan Thorgan Hazard. Hal ini membuat Reyna menjadi pemain Amerika termuda yang sukses melakukan debut di Bundesliga, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Christian Pulisic.

Usai mencatatkan debutnya di Bundesliga, keberuntungan terus menghampiri Gio Reyna, pemain berposisi gelandang serang itu kembali dipercaya untuk bermain saat timnya melawan Werder Bremen pada babak ketiga DFB Pokal. Masuk pada menit ke-66, Reyna sukses mencetak gol perdananya bagi Dortmund.

Ia juga sukses mencatatkan rekor sebagai pemain termuda yang sukses mencetak gol sepanjang sejarah DFB pokal. Namun, Dortmund harus tersingkir karena mereka harus menelan kekalahan dengan skor 2-3.

Saat ini, sudah ada tiga pemain muda yang dimiliki Borussia Dortmund, seperti Giovanni Reyna, Erling Haaland dan Jadon Sancho. Ketiga pemain muda tersebut diyakini memiliki potensi besar untuk menjadi trisula yang mampu bersinar dan mampu menghasilkan banyak trofi.

Posisi Bermain

Berposisi sebagai gelandang serang, Reyna merepresentasikan pesepakbola modern dengan kemampuan bermain di banyak posisi, mulai dari penyerang sayap, gelandang serang, hingga gelandang tengah.

Kelebihan bermain Reyna ada pada kemampuannya mendribel bola dan kecepatannya berlari, plus memiliki kemampuan fisik yang cukup bagus untuk beradu kontak dalam perebutan bola. Kelebihan bermain Reyna dapat membantu Favre mengembangkan kemampuannya.

Penulis: Riyan Rizky