BolaSkor.com - Seorang pemain belakang memiliki tugas yang sangat berat ketika harus berhadapan dengan penyerang tim lawan. Hal ini juga dirasakan oleh bek sekaligus kapten Bhayangkara FC, Indra Kahfi Ardhiyasa.

Menurut Indra Kahfi, ada dua penyerang yang sangat sulit dihadapinya saat duel satu lawan satu dengannya. Ia menyebut nama penyerang Persija Jakarta, Marko Simic dan satu lagi penyerang lokal milik Persipura Jayapura, Boaz Solossa.

Kakak kandung dari Andritany Ardhiyasa ini mengatakan kedua pemain tersebut memiliki tipikal yang berbeda. Marko Simic sangat berbahaya ketika berada di dalam kotak penalti, terbukti striker Kroasia itu bisa mencetak gol dari posisi manapun.

Baca Juga:

Berlatih dengan Sang Istri Jadi Aktivitas Ruben Sanadi Selama Libur Kompetisi

Saddil Ramdani Berharap Pandemi Virus Corona Cepat Berlalu dan Liga 1 Kembali Dimulai

"Simic itu salah satu penyerang yang luar biasa. Ia seorang pemain yang bekerja keras, selalu bisa mencari posisi yang bagus dan satu lagi kelebihan dia ialah tendangan yang akurasinya sangat baik," kata Indra kepada BolaSkor.com.

Adapun Boaz dinilai eks pemain PSPS Pekanbaru punya talenta luar biasa. Adik dari Ortizan Solossa ini memiliki kecepatan dan skill yang jarang dimiliki oleh penyerang lokal di Indonesia.

"Beda cerita dengan Boaz, menurut saya dia penyerang lokal yang sangat luar biasa. Biasa bermain di segala posisi dan akurasi tendangan sangat bagus, pokoknya Boaz sulit untuk dihadapi," tambahnya.