BolaSkor.com - Gelandang berusia 30 tahun, Mesut Ozil, menegaskan komitmennya dengan Arsenal. Menanggapi rumor hengkang di bursa transfer, gelandang berdarah Turki berpaspor Jerman ingin bertahan untuk menyelesaikan kontraknya dengan The Gunners.

Seperti diketahui, Ozil dikabarkan hengkang dari klub yang sudah dibelanya dari tahun 2013 karena musim ini jarang bermain di bawah asuhan Unai Emery. Selain banyak cedera dan inkonsisten bermain, Emery selalu menuntut penampilan terbaik darinya.

Ozil bahkan dikabarkan berseteru dengan Emery karena ia frustrasi jarang bermain musim ini. Rasa frustrasi itu semakin menumpuk karena pada Piala Dunia 2018 Ozil dijadikan kambing hitam keterpurukan timnas Jerman. Ozil kemudian pensiun setelahnya karena merasa diperlakukan berbeda.

Inter Milan merupakan satu-satunya klub yang sangat serius menginginkan mantan pemain Werder Bremen dan Real Madrid tersebut. Namun, Ozil menegaskan komitmennya kepada Arsenal untuk menyelesaikan kontraknya yang berdurasi dua tahun (2021).

Baca Juga:

Wenger Nilai Arsenal Butuh 100 Juta Euro untuk Mendapatkan Pengganti Ozil

Kutip Ucapan Bergkamp, Ozil Beri Indikasi soal Masa Depannya di Arsenal

Musim dan Karier Aaron Ramsey di Arsenal Berakhir Lebih Cepat

Mesut Ozil

"Tentu saja (bertahan di Arsenal). Saya masih punya sisa dua tahun dalam kontrak saya. Saya tidak tahu setelahnya, tapi saya masih punya sisa (kontrak) dua tahun," tutur Ozil kepada Sky Sports.

Ozil juga mengaku bahagia meski jarang bermain dan sempat dikabarkan ribut dengan Emery.

"Ya. Mengapa tidak (bahagia)? Saya berusia 30 tahun saat ini, masih ada beberapa tahun tersisa dari saya, ini (masa depan) juga, tentu saja, bergantung kepada klub, tapi saya masih punya kontrak dua tahun di sini - setelahnya saya tidak tahu apa yang akan terjadi," tambah Ozil.

Pemenang titel Piala Dunia 2014 dan LaLiga 2011-12 juga menegaskan bahwa hubungannya dengan Emery baik-baik saja. Ozil frustrasi jarang bermain musim ini, namun, ia menghormati tiap keputusan yang dibuat Emery.

"Tidak (masalah dengan Emery). Jelas tidak. Selalu ada spekulasi, semuanya di dalam klub tahu situasi kami positif. Ini membuat frustrasi (tidak bermain reguler). Saya ingin bermain di setiap laga dan karena cedera saya melewatkan laga-laga, tapi itulah sepak bola," imbuh Ozil.

"Sebagai pesepakbola Anda selalu ingin memulai pertandingan. Pelatih membuat keputusan yang mengartikan Anda mungkin tidak memulai laga, tapi Anda harus tetap menatap masa depan," pungkas pemain kelahiran Gelsenkirchen, 15 Oktober 1988 itu.