BolaSkor.com – Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy enggan berbicara strategi sebelum pertandingan. Pelatih asal Skotlandia ini hanya ingin fokus pada pertandingan besok menghadapi Vanuatu.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia akan menghadapi Vanuatu dalam FIFA A Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu (15/6). Pada laga ini, Simon Mcmenemy menegaskan pemain sudah belajaar dengan baik.

Pada pertandingan sebelumnya menghadapi Yordania, pelatih berusia 41 tahun menggunakan formasi 3-4-3. Dengan formasi yang seperti itu, Skuat Garuda menjadi lumbung gol bagi Yordania.

Kendati demikan, Simon McMemeny menjelaskan mengapa ia menggunakan strategi seperti itu dalam pertandingan menghadapi Yordania dan ia mengatakan dengan adanya hal seperti itu, pemain Indonesia jadi bisa lebih berkembang.

Baca Juga:

Pelatih Timnas Simon McMenemy Sebut Vanuatu Lawan yang Spesial

Hadapi Timnas Indonesia, Vanuatu Kehilangan Dua Pemain Andalannya

“Saya tidak suka membahas strategi sebelum pertandingan. Tapi kami Indonesia, tolong kasih pemain kesempatan untuk belajar. mungkin terlalu banyak kita tuntut mereka memberikan lebih untuk Indonesia, tapi yang kami tahu, bumi berputar, sepak bola terus berkembang dan kami harus terus berkembang,” kaya Simon.

“Pemain kami kasih kesempatan untuk mereka bisa lebih berkembang, belajar lagi. dan saya pastikan mereka ingin lebih baik lagi. tapi kadang, ada menang ada kalah dan kekalahan itu harus kami terima,” Simon menambahkan.

Dengan kekalahan melawan Yordania kemarin, mantan pelatih Bhayangkara FC ini berharap masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir. Karena semua ingin sepak bola Indonesia yang lebih baik lagi, oleh sebab itu mereka dapat pelajaran berharga ini.

“Jangan khawatir tujuan kami tetap sama untuk sepak bola yang lebih baik lagi. tapi yang bisa saya tegaskan setelah lawan Yordania kemarin, pemain jadi lebih baik lagi. kalau nantinya kami bertemu negara dari timur tengah di Kualifikasi Piala Dunia, kami akan lebih siap karena ada pelajaran yang sudah kami petik dari Yordania,” tutup Simon.