BolaSkor.com - Pelatih timnas Jerman Joachim Low membuat keputusan mengejutkan. Peramu taktik berusia 61 tahun akan mengakhiri tugasnya sebagai pelatih Die Mannschaft - julukan timnas Jerman - selepas Piala Eropa 2020.

Low sedianya memiliki kontrak sampai Piala Dunia 2022 berakhir. Akan tapi mantan pelatih Austria Wien dan asisten pelatih Jurgen Klinsmann itu memutuskan mundur selepas Piala Eropa 2020. Dia memuat pernyataannya di laman resmi Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).

"Saya mengambil langkah ini dengan sangat sadar, dengan penuh kebanggaan dan rasa syukur yang sangat besar, tetapi di saat yang sama terus menjadi sangat termotivasi ketika datang ke turnamen Piala Eropa mendatang," tutur Low.

"Saya bangga, karena itu adalah sesuatu yang sangat istimewa dan suatu kehormatan bagi saya untuk terlibat dengan negara saya. Dan karena saya telah dapat bekerja dengan pemain terbaik di negara ini selama hampir 17 tahun dan mendukung mereka dalam perkembangan mereka."

Baca Juga:

100 Hari Menuju Piala Eropa 2020: 5 Pemain Abad 21 dengan Caps Terbanyak

Piala Eropa 2020 - Joachim Low Pertimbangkan Panggil 3 Veteran Jerman

UEFA Jamin Tidak Ada Skenario Terburuk untuk Piala Eropa 2020

Joachim Low juara Piala Dunia 2014 dengan timnas Jerman

"Saya telah meraih kemenangan besar bersama mereka serta kekalahan yang menyakitkan, tetapi di atas semua itu, banyak momen indah dan ajaib - tidak hanya memenangkan Piala Dunia 2014 di Brasil."

Piala Dunia 2014 di Brasil memang menjadi klimaks dari masa kepelatihan Low dengan timnas Jerman. Kala itu Jerman menjadi juara Piala Dunia. Low telah melatih Jerman selama 15 tahun setelah menggantikan Klinsmann.

Keputusan itu mengejutkan tapi tak lagi mengherankan sebab pada Piala Dunia 2018 isu pemecatannya sudah muncul. Pasalnya kala itu Jerman jadi juara bertahan yang buruk karena tak mampu keluar dari fase grup dan berakhir di posisi juru kunci.

Dalam periode kepelatihannya Low banyak mengorbitkan pemain-pemain muda ke dalam skuad Jerman, menggabungkan mereka dengan nama-nama senior.

Adapun Jerman berada di grup maut Piala Eropa 2020 bersama tuan rumah Hungaria, juara Piala Dunia 2018 Prancis, dan juara bertahan Piala Eropa Portugal. Pertandingan pertama Jerman melawan Prancis pada 15 Juni mendatang.

Kata Mereka Mengenai Joachim Low

Presiden DFB Fritz Keller menuturkan rasa respek besarnya kepada Joachim Low yang juga dipanggil Jogi Low. Tidak hanya mengembangkan sepak bola Jerman tapi Low juga punya kepribadian yang bagus.

"Saya sangat menghormati keputusan Joachim Low. DFB tahu apa yang ada di Jogi, dia adalah salah satu pelatih terhebat di dunia sepak bola," ucap Fritz Keller.

"Jogi Low telah membentuk sepak bola Jerman tidak seperti yang lain selama bertahun-tahun dan membantunya mencapai kedudukan tertinggi di panggung internasional."

"Tidak hanya karena prestasi olahraganya, tetapi juga karena empati dan kemanusiaannya. Fakta bahwa dia memberi tahu kami tentang keputusannya pada tahap awal sangat terhormat. Dengan melakukan itu, dia memberi kami waktu yang dibutuhkan di DFB untuk menunjuk penggantinya dengan ketenangan dan rasa proporsional."

Direktur Timnas Jerman dan Akademi DFB Oliver Bierhoff juga berbicara soal Low. Keduanya telah berkomunikasi, berteman, dan bekerja sama dalam membangun harmonisasi di skuad Jerman.

"Joachim Low dan saya telah bekerja sama selama hampir 17 tahun. Kami telah mengalami begitu banyak pengalaman bersama dan melalui begitu banyak hal bersama. Ini adalah hubungan khusus yang di atas segalanya dibentuk oleh kepercayaan mutlak," terang Bierhoff.

"Di bawah Jogi, tim nasional sekali lagi berdiri untuk menikmati permainan dan sepakbola menyerang yang atraktif. Tim dan pemain ini telah berkembang luar biasa di bawahnya. Saya menyesal bahwa kami akan berpisah secara profesional setelah Piala Eropa."

"Secara pribadi, kami akan tetap dekat. Namun, saya tidak memikirkan hal itu saat ini, terutama karena saya tahu bahwa konsentrasi dan energi penuh Jogi dalam beberapa minggu dan bulan mendatang akan difokuskan hanya untuk mempersiapkan Kejuaraan Eropa."

"Kami akan melakukannya terus dipersatukan oleh tujuan bersama yang hebat di musim panas," pungkas Bierhoff.