BolaSkor.com - Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, menilai kemenangan yang diraih Manchester United atas timnya 2-1 tak terlepas dari taktik sang lawan. Menurut The Special One, Man United kerap menampilkan performa apik ketika melawan tim yang lebih hebat termasuk dengan bermain bertahan.

Tottenham sudah tertinggal ketika pertandingan baru berjalan enam menit usai Marcus Rashford mencatatkan namanya di papan skor. Meski Dele Alli sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1, namun gol penalti Rashford pada menit ke-49 menjadi pembeda.

Jose Mourinho menilai, taktik Manchester United berjalan dengan baik ketika menghadapi tim yang punya kualitas lebih baik. Sebab, The Red Devils bermain bertahan dan melakukan serangan balik cepat.

Baca juga:

Hasil Pertandingan Premier League: Manchester United Tekuk Tottenham, Liverpool dan Chelsea Ukir Kemenangan

Sudah Siap Terima Cibiran Jose Mourinho, Manchester United?

Jose Mourinho

"Manchester United tampil bagus melawan tim yang tampil baik pada musim ini seperti Chelsea, Liverpool, dan Leicester City. Dari sisi taktik, itu akan lebih mudah bagi mereka," jelas Mourinho seperti dikabarkan Goal.

"Mereka tidak takut memiliki pendekatan bertahan. Lebih mudah bagi mereka melawan tim yang lebih baik, melawan tim yang menginginkan lebih banyak bola," timpalnya.

"Kami memulai babak kedua dengan gol yang tidak mungkin dihindari. Kami tidak waspada dan membiarkan Rashford menyerang. Begitu dia berada di dalam kotak penalti, sulit untuk bertahan dan Rashford pintar menunggu sentuhan," ungkap The Special One.

Dari sisi statistik, Tottenham Hotspur masih unggul penguasaan bola hingga 54 persen. Namun, Manhcester United bisa melepaskan 12 tembakan, sedangkan The Lilywhites hanya delapan.

"Pada babak pertama, mereka mulai dengan agresif dan intens. Mereka pantas unggul, bahkan 2-0. Kemudian kami mengambil kendali permainan. Gol pada awal babak kedua membuat Man United punya peluang bermain seperti apa yang diinginkan."

Hasil ini membuat Jose Mourinho menelan kekalahan pertama sebagai manajer Tottenham Hotspur. Harry Kane dan kawan-kawan pun merosot ke posisi kedelapan klasemen sementara.