BolaSkor.com - Sejumlah kejutan sudah mewarnai ketatnya persaingan liga-liga elite Eropa meski musim 2020-2021 baru dimulai. Namun tidak ada hal yang lebih mengejutkan ketimbang rekor sempurna AC Milan dan Aston Villa.

Musim 2020-2021 berjalan dengan sangat berbeda dibanding musim-musim sebelumnya. Pandemi yang melanda dunia membuat kompetisi baru bisa dimulai pada bulan September, bukan Agustus seperti biasanya.

Meski mundur dari jadwal biasanya, persiapan semua klub menuju musim baru justru lebih singkat. Hal itu karena kompetisi musim lalu praktis baru berakhir pada akhir Agustus.

Baca Juga:

Derby della Madoninna Dikuasai Striker Berusia 39 Tahun, Zlatan Ibrahimovic

Inter Kalah di Derby della Madonnina, Antonio Conte: AC Milan Hoki

AC Milan Kalahkan Inter Milan Rasa Primavera

AC Milan

Hal ini menjadi tantangan tersendiri yang sebelumnya tidak dihadapi seluruh klub. Terbukti, persaingan menjadi lebih merata dan banyak kejutan tercipta.

Tim-tim unggulan tidak bisa begitu saja melesat dan memimpin klasemen. Banyak dari mereka bahkan kalah secara mengejutkan.

Di Spanyol, Real Madrid dan Barcelona yang biasanya begitu superior baru saja menelan kekalahan. Hasil minor itu diraih ketika menghadapi lawan yang kurang diperhitungkan.

Madrid harus takluk 0-1 saat menjamu Cadiz yang berstatus tim promosi. Sementara Barcelona juga kalah dengan skor identik ketika menyambangi markas Getafe.

Bayern Munchen yang begitu dominan sejak ditangani Hansi Flick juga mengalami nasib serupa di Jerman. Die Roten harus takluk dengan skor 1-4 saat bertandang ke markas Hoffenheim pada pekan kedua Bundesliga.

Di tengah situasi yang penuh kejutan ini, Milan dan Aston Villa secara mengejutkan mencatatkan hasil sempurna. Keduanya menyapu bersih empat laga Serie A dan Premier League dengan kemenangan.

Berkat torehan tersebut, Milan kini memimpin klasemen Serie A. Sementara Villa masih berada di peringkat kedua dengan tabungan satu laga.

Bagi Milan, ini menjadi kali pertama sejak 1995-1996 bisa meraih empat kemenangan beruntun di awal musim. Saat itu, Rossoneri mengakhiri musim dengan meraih Scudetto.

Aston Villa

Namun apa yang dilakukan Villa tentu lebih luar biasa. The Villans menjelma dari tim yang nyaris terdegradasi menjadi pembunuh raksasa.

Bagaimana tidak, Villa berhasil membuat Liverpool yang berstatus juara bertahan hancur lebur. The Reds dibantai dengan skor mencolok 7-2.

Padahal skuat Villa tak banyak berubah dibanding musim lalu. Dean Smith selaku manajer hanya mendatangkan pemain kelas dua untuk memperkuat timnya.

Ini juga menjadi kali pertama, Villa menyapu bersih empat laga perdana Premier League dengan kemenangan sejak musim 1930-1931. Sebuah torehan yang benar-benar langka.

Kini menarik melihat konsistensi Milan dan Villa dalam mempertahankan kesempurnaannya. Keduanya bukan tidak mungkin mengakhiri musim dengan gelar juara.