BolaSkor.com - Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola menggeledah dua kantor PSSI di FX Sudirman dan Kemang pada hari ini, Rabu (30/1) pukul 11.00 WIB. Penggeledahan dilakukan untuk mencari dokumen terkait pengaturan skor atau match fixing.

Kabid Humas Polda Metro Jaya sekaligus Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Argo Yuwono, menyebut penggeledahan tersebut adalah mencari dokumen tentang sepak bola nasional. Selain itu, mereka ingin mengetahui anggaran PSSI tahun 2017 dan 2018.

Ketua Komite Adhoc Integritas PSSI, Ahmad Riyadh menegaskan, PSSI menghormati proses hukum terhadap penyelidikan maupun penyidikan match fixing. “Penggeledahan bagian dari proses hukum dan dilindungi oleh Undang-Undang,” kata Ahmad kepada wartawan.

”Kami menghormati proses hukum, termasuk penggeledahan di Kantor PSSI asalkan sesuai dengan prosedur. Tapi saya tegaskan, PSSI belum tentu bersalah hanya karena kantor digeledah, karena match fixing lebih kepada personal atau individu, bukan institusi,” tambahnya.

Baca Juga:

Satgas Anti Mafia Bola Sita 153 Jenis Dokumen dari Kantor PSSI Kemang

Satgas Anti Mafia Bola Cari Anggaran PSSI 2017 dan 2018, Ratu Tisha Berikan Jawaban

PSSI Siap Tunjukkan Dokumen yang Diminta Satgas Anti Mafia Bola dalam Penggeledahan

Ahmad meminta kepada Satgas Anti Mafia Bola untuk memaparkan kepada publik hasil temuan mereka setelah menggeledah kantor PSSI.

“Selain itu mereka harus memberikan edukasi kalau penggeladahan ini bagian dari proses hukum, termasuk penyidikan, penyelidikan dan penggeledahan. Satgas harus mengungkap temuan-temuan di Kantor PSSI secara transparan," ujarnya.

Dalam penggeledahan ini, Satgas menemukan dokumen anggaran dan dokumen lain. Dokumen berbentuk tertulis, digital, soft file, terkait kasus macth fixing.