BolaSkor.com - Virus Corona (COVID-19) saat ini sudah menjadi pandemi global yang memberikan efek luar biasa bagi dunia. Tak terkecuali negera-negara di Asia Tenggara. Bahkan Malaysia melakukan lockdown untuk menghentikan penyebaran virus ini.

Dengan melakukan lockdown sepak bola di Malaysia pun ikut terkena imbasnya. Jauh sebelum melakukan hal itu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sudah melakukan penundaan terhadap kompetisi yang sedang berjalan di sana.

Pelatih asal Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto yang yang saat ini sedang melatih Sabah FA pun merasakan dampak tersebut. Menurutnya, ini merupakan hal terbaik untuk bisa mencegah penyebaran COVID-19 lebih jauh lagi.

Baca Juga:

Cegah Virus Corona, PSSI dan PT LIB Sepakat Liga 1 Tetap Libur dan Liga 2 Disetop Selama Dua Pekan

Piala Eropa 2020 Ditunda, UEFA Minta Dana Kompensasi Rp5 Triliun

"Sampai dengan saat ini kita harus ikuti arahan pemerintah dan MFL demi keselamatan bersama, bagi saya ini merupakan keputusan yang terbaik yang dilakukan," kata Kurniawan ketika dihubungi oleh BolaSkor.com.

"Kalau untuk masalah tim sendiri, kami dari tim pelatih sudah memberikan program individual training kepada pemain dan saya berharap mereka melakukan program ini di rumah karena memang gak boleh ada aktivitas latihan di sini," tambahnya.

Terkait dengan lockdown yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia, pelatih yang kerap disapa Kurus ini mengaku akan tetap mengikuti peraturan yang ada.

"Iya kondisinya di sini lockdown sampai tanggal 31 Maret mendatang dan masih lihat perkembangan lagi seperti apa. Mudah-mudahan ada hal baik dan semua bisa kembali beraktivitas," pungkas Kurus.