BolaSkor.com - Kemenangan Lazio atas Inter Milan dalam lanjutan Serie A 2021-2022 diwarnai sebuah kontroversi. Keabsahan gol kedua Il Biancocelesti yang dicetak Felipe Anderson mengundang perdebatan.

Dalam laga yang berlangsung di Stadio Olimpico, Sabtu (16/10), Lazio menaklukkan Inter dengan skor 3-1. Duel kedua tim berlangsung dalam tensi tinggi.

Inter awalnya seperti akan melanjutkan tren positifnya di awal musim ini saat Ivan Perisic memecah kebuntuan lewat titik penalti pada menit ke-12. Hadiah itu diberikan wasit usai Nicolo Barella dilanggar di kotak terlarang.

Lazio tak mau kalah begitu saja. Tim asuhan Maurizio Sarri akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-64 juga lewat penalti yang dieksekusi Ciro Immobile.

Baca Juga:

Suning Buka Peluang Jual Inter ke PIF

Inter Harus Move On, Investor Newcastle Tak Jadi Akuisisi Nerazzurri

Beda Pendapat soal Barella, Cassano dan Marotta Terlibat Perang Saraf

Kontroversi yang dimaksud terjadi sembilan menit jelang waktu normal berakhir. Felipe Anderson mencetak gol untuk membawa Lazio membalikkan kedudukan.

Namun para pemain Inter langsung bereaksi keras usai kebobolan. Anderson dianggap berlaku tak sportif karena melanjutkan permainan saat Federico Dimarco terkapar di lapangan.

Dalam momen seperti ini, Anderson normalnya harus membuang bola keluar lapangan saat melihat Dimarco terkapar di lapangan. Namun ia justru melanjutkan manuver dan mengirim umpan lambung ke Immobile.

Immobile kemudian melakukan tembakan yang masih bisa ditepis Samir Handanovic. Bola kemudian jatuh ke kaki Anderson yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang Inter.

Wasit tak bisa menganulir gol Anderson tersebut. Tensi pertandingan kian memanas pasca insiden tersebut.

Lazio akhirnya mencetak satu gol tambahan pada masa injury time lewat sundulan Sergej Milinkovic-Savic. Tuan rumah pun sukses memberikan kekalahan perdana bagi Inter.

Respons Pelatih

Pelatih Lazio, Maurizio Sarri mengaku heran dengan protes keras yang dilakukan pemain Inter terkait gol Anderson. Ia menilai anak asuhnya tidak akan melanjutkan permainan tanpa alasan yang jelas.

Sarri menilai pemain Inter yang harusnya lebih dulu membuang bola saat Dimarco terkapar di lapangan. Namun penggawa Nerazzurri pada kenyataannya terus menyerang dan mencatatkan tembakan ke arah gawang dari aksi Lautaro Martinez.

“Tidak ada perdebatan, Dimarco terkapar dan Inter melakukan tembakan ke gawang. Jika ada yang harus menghentikan permainan, itu adalah mereka, dan mereka tidak melakukannya," kata Sarri kepada DAZN.

"Ini situasi yang jelas, mereka melegitimasi permainan yang terus berlanjut. Anda hanya melihat keluhan ini di Italia karena di Eropa seperti Liga Champions tidak terjadi."

Dari kubu Inter, Simone Inzaghi tak mau memperkeruh polemik ini. Namun ia membela aksi Lautaro yang tetap melakukan tembakan dan tidak membuang bola ke luar.

“Lautaro Martinez tidak bisa melihat apa yang ada di belakangnya. Wasit bisa menghentikan permainan, dia tidak bisa," kata Inzaghi.

"Kami menyelesaikan pergerakan, hanya sial kami kebobolan di area di mana pemain cedera."