BolaSkor.com - Eks gelandang AC Milan, Ruud Gullit, mengkritik kebijakan transfer mantan timnya. Gullit menilai Il Diavolo Rosso tidak bijak dalam aktivitas jual beli pemain.

Ruud Gullit merupakan pilar AC Milan pada akhir dekade 1980an hingga awal 1990an. Saat itu, Gullit menjadi idola bagi para pendukung I Rossoneri.

Kala itu, Ruud Gullit membuat Trio Belanda dengan Frank Rijkaard dan Marco van Basten. Kombinasi ketiganya membuat AC Milan berjaya di Eropa.

Sayangnya situasi AC Milan saat ini jauh berbeda dengan ketika Ruud Gullit masih bermain. Jangankan menjadi juara, sekadar lolos ke Liga Champions saja mereka kesulitan.

Baca juga:

Menilik Kehebatan Rade Krunic, Calon Amunisi Anyar AC Milan

Leonardo Kembali ke PSG, AC Milan Duetkan Maldini dengan Boban di Jajaran Direksi

Ruud Gullit

Ruudi Gullit pun memiliki analisis mengenai alasan AC Milan kesulitan. Menurutnya, Il Diavolo Rosso tidak mengeluarkan uang dengan efektif selama beberapa musim terakhir.

"AC Milan kesulitan dan gagal lolos ke Liga Champions. Saya harap mereka bisa lebih baik pada musim depan dengan Paolo Maldini menjadi direktur," tutur Ruud Gullit.

"Butuh uang untuk membangun tim yang kuat. Jual beli pemain memerlukan uang. Masalah di AC Milan adalah bagaimana mereka membelanjakan uang selama beberapa musim terakhir."

"Direktur olahraga yang lama memiliki uang, tetapi mereka tidak membelanjakannya dengan baik. Mereka membeli pemain yang dibutuhkan AC Milan," imbuhnya.

Ruud Gullit memenangi sejumlah gelar bergengsi selama membela AC Milan. Termasuk di antaranya Scudetto, Piala Champions, hingga Piala Super Eropa.