BolaSkor.com - Pelatih PSIM Jogja, Aji Santoso menyebut kondisi fisik yang dimiliki oleh pemainnya saat ini berada di bawah standar. Terlebih skema yang diterapkannya menuntut para pemain memiliki fisik yang prima.

Stamina disebut mantan pelatih Persela Lamongan ini menjadi hal yang krusial dalam sebuah permainan sepak bola, yang berimbas pada permainan tim. Namun dirinya tidak bisa membenahi ini dalam waktu dekat karena kompetisi telah berjalan.

"Yang jelas kalau masalah stamina kami sudah tidak bisa meningkatkan, karena ini sudah masuk kompetisi. Untuk meningkatkan stamina harusnya di masa preseason. Kalau sudah in season seperti sekarang ini sudah tidak mungkin. Paling tidak kita hanya bisa mempertahankan," ujar Aji.

Baca Juga:

Hilton Moreira Berat Dinaturalisasi, Sriwijaya FC Ambil Ancang-ancang

Deretan Pemain Asing yang Balik Kucing ke Liga 1 2019

Buruknya stamina pemain sangat nampak saat dikalahkan oleh Madura FC beberapa waktu lalu. Dalam laga itu anak asuhnya terlihat kewalahan untuk mengimbangi pergerakan pemain lawan.

Untuk meminimalisir kekurangan ini, Aji Santoso selalu menekankan pada pemain Laskar Mataram agar seminimal mungkin melakukan kesalahan dalam setiap pertandingan yang dijalani.

"Saya tanamkan pada pemain agar tidak cepat kehilangan bola. Karena bila cepat kehilangan bola, artinya kita harus mengejar dan mengejar lagi. Maka kondisi pemain akan lebih cepat capek, lebih cepat terkuras," terang pria 49 tahun ini.

Hal ini dibenarkan oleh salah satu pemain PSIM, Raymond Tauntu. Selain segi stamina pemain, ia melihat masih banyak yang perlu diperbaiki untuk menghadapi persaingan keras di Liga 2.

"Kami siap berbenah dan kekalahan dari Madura FC jadi bahan evaluasi kami menghadapi laga-laga ke depan," tegas Raymond. (Laporan Kontributor Prima Pribadi/Yogyakarta)