BolaSkor.com - PS Hizbul Wathan (PSHW) mengambil langkah tegas ditengah belum jelasnya kelanjutan kompetisi Liga 2 2020. Mereka menghentikan seluruh aktivitas tim yang dipusatkan di Surabaya.

Lanjutan kompetisi musim 2020 sempat ditargetkan bergulir pada Oktober ini. Jadwal pun diundur ke November. Namun, rencana menggulirkan kompetisi pada 1 November juga tidak terealisasi. Sampai saat ini, belum ada izin dari kepolisian.

Saat ini pemasukan klub berjuluk Laskar Matahari itu seret. Di sisi lain, manajemen klub harus membayar gaji pemain seiring dengan renegosiasi kontrak yang sudah dilakukan. "Warung (manajemen PSHW, red) kehabisan modal. Kemarin (26/10), latihan terakhir di lapangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa)," kata Presiden PSHW Dhimam Abror Djuraid.

Baca Juga:

PSSI dan PT LIB Sepakat Kompetisi Ditunda sampai Februari 2021

Liga 2: Sulit Cari Lawan Uji Coba, Martapura FC Hentikan TC di Jawa

Mantan Ketua Harian KONI Jatim ini menyebutkan hak komersial yang dijanjikan PSSI belum diterima klubnya. Abror mengaku federasi baru memberikan subsidi pada September lalu. "Subsidi utama dan janji tambahan belum ada yang cair. Karena itu, kami istirahatkan sampai ada keputusan dari PSSI," ungkapnya.

Dhimam Abror mengaku sudah menagih ke PSSI. Dia mengatakan hak komersial akan membantu finansial klub yang memang sedang lesu. Apalagi tim milik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim (PWM) selama ini melakukan beberapa kali uji coba ke luar kota.

"Awal bulan sudah kami kirim laporan dan tagihan. Di WAG (whatsapp grup) PSSI kami juga ada Ketua Umum Mochammad Iriawan dan Direktur Utama PT LIB (Akhmad Hadian Lukita), tiap hari sudah kami tagih," beber Abror.

Sementara itu, Pelatih PSHW Yusuf Ekodono menegaskan, selama libur semua pemain wajib melakukan latihan individu di rumah masing-masing. Yusuf berharap ketidakpastian jadwal kompetisi Liga 2 tidak berlarut-larut.

“Semua pemain wajib menjaga kondisi. Ini tanggung jawab yang melekat sebagai pemain sepak bola. Kami juga telah memberikan panduan program latihan individu,” terang legenda Persebaya Surabaya itu. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)