BolaSkor.com - Manchester United hampir pasti gagal mendapatkan Jadon Sancho pada bursa transfer musim panas ini. Hal tersebut menambah daftar panjang pemain bintang yang batal diboyong ke Old Trafford.

Dalam setiap bursa transfer, Manchester United memang kerap dikaitkan dengan sejumlah pemain bintang. Namun dalam beberapa tahun terakhir, Setan Merah lebih sering mendapat penolakan atau ditikung klub lain.

Fakta tersebut nyatanya tidak mengejutkan Louis Van Gaal. Pria yang pernah menjabat sebagai manajer United pada periode 2014 hingga 2016 pernah merasakan sendiri pengalaman tersebut.

Van Gaal menyebut sudah membidik sejumlah bintang sejak ditunjuk menangani Manchester United. Namun tidak ada satu pun yang berhasil didapatkan.

Baca Juga:

Jadi Pahlawan Kemenangan Bayern Munchen, Kingsley Coman Bikin Manchester United Makin Cinta

Kepastian Paul Pogba Bertahan di Manchester United

Bruno Fernandes Tak Punya Rahasia di Balik Keahliannya sebagai Eksekutor Penalti

Louis Van Gaal

"Saya menginginkan Robert Lewandowski, tetapi saat itu terbukti sulit. Lalu saya mencoba mendapatkan Gonzalo Higuain sebagai gantinya," kata Van Gaal dalam wawancara dengan FourFourTwo

"Sebelum tiba, saya juga berbicara dengan petinggi klub tentang Neymar. Dia juga menarik untuk klub dalam hal penjualan kaos, dan saya ingin memiliki pemain sayap yang cepat."

Lewandowski dan Neymar bukan bintang terakhir yang coba didatangkan Van Gaal. Ia juga menyertakan nama-nama seperti Sadio Mane, Riyad Mahrez, Thomas Muller, N'Golo Kante, James Milner, Sergio Ramos, dan Matt Hummels dalam daftar buruan.

"Mereka adalah target utama saya, tetapi kami tidak bisa mendapatkan satu pun dari mereka. Saya tidak tahu mengapa," tambahnya.

Menariknya, Van Gaal mengaku tak dilibatkan dalam negosiasi untuk mendapatkan para pemain bintang tersebut. Semua tanggung jawab diserahkan kepada Ed Woodward selaku CEO dan juru transfer Manchester United.

Secara tak langsung, Van Gaal menyindir kinerja Woodward. Ia tak habis pikir klub sebesar Manchester United tak mampu menarik minat pemain bintang.

"Sebagai manajer, saya tidak terlibat dalam negosiasi apa pun. Setelah saya pergi, pemain seperti (Riyad) Mahrez dan (N'Golo) Kanté berakhir di Manchester City dan Chelsea, sementara United tidak bisa mendapatkannya, itu sangat aneh," pungkasnya.