BolaSkor.com - Efek domino transfer penyerang berakhir terealisasi dari transfer Alvaro Morata ke Juventus hingga Luis Suarez ke Atletico Madrid. El Pistolero gabung Atletico dari Barcelona dengan memakan uang transfer total plus variabel sebesar enam juta euro.

"Atletico de Madrid dan FC Barcelona telah mencapai kesepakatan atas transfer Luis Suarez, subyek akan melewati tes medis dan menyetujui serta meresmikan kontrak pemain Uruguay itu dengan klub kami," demikian pernyataan Atletico Madrid.

Kendati sudah berusia 33 tahun Suarez masih dapat bermain di level tinggi Eropa. Penyerang timnas Uruguay pergi dengan status top skor ketiga sepanjang masa Barca dengan torehan 198 gol dan 109 assists dari 283 laga selama enam tahun membela klub.

Baca Juga:

Tinggalkan Barcelona dengan Tangisan, Luis Suarez ke Atletico dengan Mahar 6 Juta Euro

Efek Domino Saga Transfer Luis Suarez dan Alvaro Morata

Pengacara Juventus Terlibat dalam Skandal Kewarganegaraan Luis Suarez

Dalam skuad Atletico besutan Diego Simeone yang sudah memiliki Diego Costa dan Joao Felix, kehadiran Suarez akan menambah kualitas dan pengalaman dari 13 titel yang sudah diraihnya dengan Barcelona seperti empat titel LaLiga dan satu Liga Champions.

Digambarkan oleh AS Suarez adalah versi upgrade atau peningkatan dari Alvaro Morata. Musim lalu top skorer Atletico adalah Morata dengan 16 golnya di seluruh kompetisi, meski top skorer catatan itu jadi yang terendah untuk striker Atletico sejak 1999.

Sedangkan Suarez menjamin setidaknya 29 gol setiap musimnya. Sejak tiba di Eropa 14 tahun lalu dari Groningen, Ajax Amsterdam, Liverpool, hingga Barcelona, Suarez telah mencetak 406 gol dari 612 pertandingan, jika dirata-rata gol per musimnya 29 gol.

Luis Suarez bersama Liverpool

Awal perjalanannya di Ajax Suarez mencetak 15 gol dari 37 laga, tapi setelahnya selama tiga musim setengah dengan Ajax Suarez mencetak 111 gol dari 159 laga (rata-rata 32 gol per laga), serta 82 gol dari 133 laga bersama Liverpool selama tiga setengah musim.

Musim 2013-2014 menjadi musim terbaiknya dengan seragam Merah Liverpool. Kala itu produk akademi Nacional mencetak 31 gol dari 37 laga Premier League dan membawanya memenangi penghargaan Sepatu Emas.

Lalu di Barcelona Suarez ada di belakang Lionel Messi (634 gol) dan Cesar (230 gol) sebagai top skorer sepanjang masa Barcelona. Musim terbaiknya hadir pada 2015-2016 kala Suarez mencetak 59 gol dari 53 laga di seluruh kompetisi.

Lanjut tidaknya ketajaman gol Suarez di Atletico bergantung kepada beberapa faktor, termasuk filosofi sepak bola Simeone yang lebih defensif dan mengandalkan serangan balik, namun Atletico setidaknya sudah mengamankan mesin pencetak gol handal.