BolaSkor.com - Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus menegaskan ikut keputusan PSSI terkait pembayaran gaji yang hanya 25 persen kepada pemain, pelatih, dan ofisial selama pandemi Virus Corona (COVID-19).

Seperti diketahui, dalam suratnya PSSI memperbolehkan setiap tim, baik itu Liga 1 atau Liga 2 membayar gaji pemain, pelatih, dan ofisial 25 persen dari nilai kontrak yang tertera. Selain itu tim juga berhak melakukan negosiasi ulang kepada pemain terkait kontrak.

Pembayaran gaji 25 persen ini berlaku selama masa darurat COVID-19 untuk periode bulan Maret, April, Mei, dan Juni 2020. Bukan tanpa alasan PSSI membuat kebijakan pembayaran gaji 25 persen ini.

Baca Juga:

Medali Juara Liga 1 Milik Marko Simic Terjual Rp26 Juta dalam Lelang Amal

Persija Jakarta Lakukan Penggalangan Dana untuk Lawan Virus Corona

PSSI menyadari pemasukan klub berkurang karena kompetisi disetop sementara waktu. Bahkan ada beberapa tim yang melakukan kebijakan untuk membayar pemain di bawah kebijakan yang ditetapkan oleh PSSI.

"Untuk masalah gaji ini, Persija ikut kebijakan PSSI saja," kata Ferry Paulus singkat saat dihubungi oleh awak media, Senin (6/4) malam.

Sampai dengan saat ini, kompetisi Liga 1 atau Liga 2 diberhentikan dengan status force majeur hingga 19 Mei mendatang. Kompetisi bisa saja dilanjutkan jika pandemi Virus Corona ini berakhir.Namun jika tidak diperpanjang kompetisi Liga 1 2020 bisa diberhentikan.