BolaSkor.com - Permasalahan teknis yang dialami pembalap Yamaha, Maverick Vinales, cukup menyita perhatian para pembalap lainnya. Bahkan tidak sedikit yang menganggap permasalahan tersebut sangat aneh.

Patut disayangkan, pada MotoGP Styria yang digelar Minggu (8/8), Vinales gagal meraih hasil maksimal. Sebab, motor yang dikendarainya tiba-tiba saja mengalami gangguan teknis.

Akibatnya Vinales tidak dapat memulai balapan dari starting grid. Pembalap berjuluk Top Gun tersebut terpaksa memulainya dari dalam pit lane.

Hal ini tentunya sangat aneh, sebab pada balapan pertama sebelum terjadinya insiden antara Dani Pedrosa dan Lorenzo Salvadori, motor Vinales baik-baik saja. Bahkan saat itu motor Yamaha M1 miliknya mampu mengeluarkan performa yang luar biasa.

Kasus ini ternyata sempat diperhatikan beberapa pembalap MotoGP. Banyak yang menyayangkan terjadinya kasus ini, mengingat Vinales sempat bersaing ketat memperebutkan posisi lima besar.

Baca juga:

Menolak di Vaksin, Zarco Bisa Saja Absen di MotoGP Malaysia

Di MotoGP Austria, Pembalap MotoGP Akan Dashboard Message Baru

“Potensi Jorge merupakan bukti sejak dimulainya balapan. Sayangnya dia mengalami sakit, tetapi di libur musim panas dia berhasil pulih dan saat kembali dia sangatlah kuat,” ucap pembalap Ducati, Johann Zarco dikutip dari tuttomotoriweb.it.

“Situasi Maverick tidak sama saat saya berada di KTM dulu. Level teknikal yang menimpanya di musim 2019 tidak sama dengan sekarang. Tentunya ini situasi yabg sangat disayangkan,” sambungnya.

Hal senada juga diungkapkan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Rider asal Spanyol ini menilai kasus tersebut mmapu memperburuk hubungan antara Vinales dan Yamaha. Kendati demikian, Marquez mengaku tidak mau terlalu ikut campur dengan permasalahan tersebut.

“Seperti kita tahu, hubungan antara Vinales dan Yamaha beberapa kali mencapai tahap yang kritis. Memang ini aneh, tetapi hanya mereka yang tahu kebenarannya dan ini bukanlah masalah saya. Masih banyak hal yang harus saya pikirkan,” tuturnya.

Jelang MotoGP Austria, Minggu (15/8) ini ternyata perselisihan Yamaha dan Vinales makin mencuat. Pasalnya tim berlambang garpu tala ini tiba-tiba saja mengumumkan untuk menarik mundur Vinales pada seri tersebut.

Alhasil Vinales secara resmi tidak dapat bertanding kembali di Sirkuit Red Bull. Yamaha berdalih bahwa Vinales telah melanggar peraturan karena telah menggunakan motor secara tidak semestinya dengan memelintir gas melebihi limiter saat berlangsungnya balapan di MotoGP Styria

Penulis: Bintang Rahmat