BolaSkor.com - Manajer Chelsea, Frank Lampard, mencak-mencak setelah Mateo Kovacic mendapatkan kartu merah pada laga final Piala FA melawan Arsenal. Lampard merasa, seharusnya VAR digunakan untuk mengambil keputusan.

Chelsea mengawali pertandingan dengan baik usai Christian Pulisic mencetak gol pada menit ke-5. Namun, Arsenal bangkit melalui dua gol Pierre-Emerick Aubameyang (28' P, 67').

Chelsea yang mengejar kemenangan menghadapi situasi sulit usai Mateo Kovacic mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-73. Pemain 26 tahun tersebut melanggar Granit Xhaka.

Baca Juga:

10 Catatan Mengesankan Usai Arsenal Juara Piala FA: Pierre-Emerick Aubameyang Gemilang

Arti Penting Trofi Piala FA untuk Arsenal yang Patah Hati

Chelsea 1-2 Arsenal:The Gunners Pertegas Status Raja Piala FA

Mateo Kovacic

Frank Lampard merasa, Kovacic tak seharusnya mendapatkan kartu merah. Apalagi, wasit Anthony Taylor tidak melihat rekaman dari VAR.

"Aturan macam apa itu? Selalu ada yang seperti ini dan pelanggaran tak seharusnya membuahkan kartu kuning," ungkap Lampard seperti dilaporkan BeIN Sports.

"Jika kita memiliki VAR, itu adalah hal yang hebat. Mari kita gunakan sebanyak yang bisa dilakukan untuk mengambil keputusan yang terpat. Tidak ada yang dekat dan itu mengubah permainan," timpal sang manajer.

"Pada akhirnya, kami mendorong mereka sedikit. Saya tidak bisa menyalahkan upaya para pemain untuk mendorong. Itu bukan kartu merah."

"Sekali lagi, saya selalu mencoba. Namun, semua kembali lagi kepada tim dan kami belum cukup memenangi final," terangnya.

Chelsea mendapatkan pukulan lebih keras usai Cesar Azpilicueta dan Christian Pulisic cedera. Padahal, selanjutnya The Blues akan menghadapi Bayern Munchen pada babak 16 besar Liga Champions.