BolaSkor.com - Gagal menjadi juara Bundesliga musim lalu membuat Borussia Dortmund gencar berbenah diri. Sesaat setelah musim berakhir, Dortmund langsung aktif di bursa transfer pemain. Total 127 juta euro atau sekitar Rp2 triliun sudah mereka gelontorkan.

Mengejutkan sekaligus mengagumkan apa yang dilakukan Dortmund ini. Mengejutkan, karena Dortmund tidak dikenal sebagai klub yang royal membeli pemain. Mengagumkan, karena Dortmund pernah nyaris gulung tikar pada 15 tahun lalu.

Pada 2004 silam, Dortmund mengalami krisis finansial yang akut dan nyaris membuat mereka bangkrut. Dortmund bisa selamat setelah Bayern Munchen memberikan bantuan berupa pinjaman senilai 2 juta euro. Mayoritas dana itu dipakai untuk menggaji para pemain.

Baca juga:

3 Pemain yang Dijuluki Titisan Lionel Messi

5 Pemain dengan Jumlah Penonton Terbanyak kala Dipresentasikan Klub Baru

5 Klub Premier League yang Paling Sering Diganggu Cedera Musim Lalu

Selang 15 tahun kemudian, Bayern kembali "membantu" Dortmund dengan melepaskan bek tengah terbaik mereka, Mats Hummels. Ya, Mats Hummels menjadi pemain teranyar yang dibeli Dortmund jelang musim 2019-20. Dortmund membayarkan 30,5 juta euro untuk menggaet pemain yang pernah dua kali membela mereka.

Sebelum mendatangkan Hummels, Dortmund sudah terlebih dulu merekrut lima pemain, empat pemain baru dan satu pemain pinjaman yang dipermanenkan. Kelima pemain itu adalah Nico Schulz, Thorgan Hazard, Julian Brandt, dan Paco Alcacer.

Total 127 juta euro yang dikeluarkan Dortmund pada bursa transfer kali ini merupakan yang terbesar dalam sejarah mereka. Catatan luar biasa mengingat mereka masih bisa mendatangkan pemain baru lain hingga jendela transfer ditutup.

Rekor pengeluaran tertinggi yang pernah dicatat Dortmund terjadi pada 2016-17. Saat itu mereka menggelontorkan 121 juta euro untuk mendatangkan sepuluh pemain, termasuk Andre Schurle, Mario Gotze, dan Ousmane Dembele. Namun pada saat itu juga, Dortmund bisa meraup pendapatan 111 juta euro dari hasil penjualan pemain seperti Henrikh Mkhitaryan, Mats Hummels, dan Ilkay Gundogan.

Sedangkan hingga akhir Juni ini, Dortmund baru mendapatkan 6,5 juta euro, hasil penjualan Alexander Isak ke Real Sociedad.

Jika situasi ini berlanjut, Dortmund akan mencatat defisit dari bursa transfer. Hal ini menarik, karena dalam dua musim lalu, Dortmund selalu mencatat surplus. Musim lalu, Dortmund mengeluarkan 90,5 juta euro untuk membeli pemain. Di sisi lain, mereka meraup 114 juta euro dari penjualan pemain.

Hal serupa terjadi pada 2017-18. Saat itu Dortmund mengeluarkan 109 juta euro untuk belanja pemain. Namun, klub tetangga Schalke 04 itu mampu mendapatkan 260 juta euro dari pelepasan pemain.

Jika selama ini ada anggapan bahwa Bayern dominan karena "membeli Bundesliga" dengan kekuatan uang mereka, kini Dortmund seperti ingin membuktikan mereka juga bisa melakukan hal yang sama. Ya, Dortmund, klub yang 15 tahun dipinjamkan uang oleh Bayern.