BolaSkor.com - Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, merupakan salah satu pesepakbola yang mampu menjaga kebugarannya. Hal ini terbukti dari usia yang telah menginjak 34 tahun, ia masih menjadi salah satu ancaman di lini belakang lawan.

Dilansir dari The Sun, penyerang Juventus tersebut memiliki enam menu diet hingga tidur siang yang rutin. Rutinitasnya tersebut berimbas pada kesuksesannya bersama Juventus yang telah memasuki musim kedua.

Enam makanan kesukaan Ronaldo dibagi menjadi tiga sesi, yaitu pada pagi, siang, dan malam. Biasanya pada pagi hari, Ronaldo sarapan dengan keju, daging ham, dan yoghurt yang memiliki kandungan rendah lemak.

Makanan siang harinya Ronaldo lebih memilih makanan yang memiliki tinggi protein dan rendah lemak, seperti ayam, salad, ikan tuna, telur, dan minyak zaitun.

Baca Juga:

Curhatan Lionel Messi Usai Cristiano Ronaldo Meninggalkan LaLiga

Satu Setengah Musim di Juventus, Cristiano Ronaldo Sudah Jebol Seluruh Gawang Tim Serie A

5 Rekor yang Dapat Dipecahkan Cristiano Ronaldo di 2020

Cristiano Ronaldo

Pada saat malam hari, Ronaldo memilih ikan pedang (swordfish) dan salad, namun ada menu alternatif lainnya seperti steak ataupun calamari.

Tidak hanya makanan berat yang dikonsumsinya, Ronaldo juga memiliki camilan favorit seperti roti panggang dengan alpukat, yang merupakan salah satu favoritnya.

Pemilik lima gelar Ballon d'Or itu mengaku juga memiliki jam tidur. Seperti tidur siang lima kali sehari dan wajib tidur minimal delapan jam pada saat malam hari dan menghindari begadang jelang pertandingan.

"Tidur pada waktu yang tepat sangat penting untuk mendapatkan hasil maksimal dari pelatihan. Saya tidur lebih awal dan bangun lebih pagi, terutama sebelum pertandingan. Tidur membantu otot pulih, yang tentunya sangat penting," tutur Cristiano Ronaldo.

"Di luar makanan dan istirahat, saya juga menghabiskan waktu senggang bersama keluarga dan teman untuk menjaga agar saya tetap relaks dan terus berada dalam pikiran yang positif," terang pemain yang anti minuman beralkohol dan mencat tubuhnya dengan tato itu.

Penulis: Alexander Matthew