BolaSkor.com - AS Roma tidak butuh waktu lama mendapatkan pengganti Edin Dzeko yang pergi ke Inter Milan. Efek domino dari kepergian Romelu Lukaku ke Chelsea membuat Inter merekrut Dzeko, kemudian tempat Dzeko di Roma digantikan striker lainnya.

Usai merekrut Eldor Shomurodov Roma memboyong Tammy Abraham dari Chelsea. Kini Jose Mourinho memiliki tiga penyerang bersama dengan Borja Mayoral. Roma memboyong Abraham dengan total biaya 40 juta euro: lima juta euro dibayar saat ini dan sisanya dicicil.

Penyerang berusia 23 tahun dikontrak lima tahun dan keputusannya pindah ke Roma cukup berani, sebab meski pun Abraham butuh waktu bermain yang tak didapatnya di Chelsea, jarang pemain asal Inggris 'berani' bermain di luar negeri.

Tak ayal mentalitas Abraham dikagumi oleh Mourinho. Sang pelatih melihat adanya ambisi Abraham untuk mengembangkan kemampuan, sukses dan bermain di level tertinggi hingga dipanggil timnas Inggris.

Baca Juga:

5 Fakta Menarik Tentang Rui Patricio, Rekrutan Pertama Mourinho di Roma

Berkat Campur Tangan Jose Mourinho, Tammy Abraham Bersedia ke Roma

AS Roma-nya Mourinho Berulah Lagi di Pramusim

Tammy Abraham dan Jose Mourinho

"Saya lebih suka mengatakan menunggu dan melihat Tammy, tetapi saya mengatakan itu dengan penuh percaya diri. Saya sudah mengenalnya sejak dia masih kecil. Dia tidak pernah bermain untuk saya, karena dia berusia 14, 15, 16 tahun ketika saya masih di Chelsea, tetapi saya mengenalnya dengan sangat baik," tutur Mourinho di Football-Italia.

“Saya mengenalnya sebagai pemain, pribadi, dan dalam hal mentalitas. Selalu sulit bagi seorang pemain Inggris untuk meninggalkan negaranya dan Premier League, dan itu mengatakan begitu banyak tentang dia."

"Jika Anda meninggalkan Premier League, itu karena Anda ambisius, karena Anda ingin kembali ke tim nasional Anda, karena Anda ingin bermain di Piala Dunia dan menang di luar Inggris, di mana tidak banyak pemain Inggris yang memiliki karier cemerlang."

Roma di mata Mourinho belum punya lini depan dengan pemain-pemain berpengalaman seperti Cristiano Ronaldo di Juventus, atau Olivier Giroud serta Zlatan Ibrahimovic di Milan, tetapi ia senang dengan potensi yang ada.

"Dia (Abraham) datang ke sini dengan ambisi itu dan kami berharap bisa melihat kualitas terbaiknya sebagai pemain. Dengan Tammy, Eldor Shomurodov, dan Borja Mayoral, kami memiliki opsi menyerang yang sangat saya sukai," tambah Mourinho.

“Kami tidak memiliki pengalaman yang mungkin Anda lihat di Juventus dengan Cristiano Ronaldo, di Milan dengan Olivier Giroud dan Zlatan Ibrahimovic, mengingat mereka semua mapan, tetapi dalam hal potensi, saya tidak bisa lebih bahagia dengan para pemain yang kami miliki."

Roma Layak Bertarung Merebutkan Titel

Dengan masuknya Mourinho, pelatih dengan banyak kesuksesan meraih trofi di masa lalu, Abraham tidak melihat alasan mengapa Roma tak layak bertarung merebutkan trofi. Roma terakhir memenangi Serie A pada 2001.

"Anda dapat merasakan ketika sebuah klub benar-benar menginginkan Anda – dan Roma segera menyatakan minat mereka,” tambah Abraham kepada situs resmi Roma.

“Roma adalah klub yang layak bertarung untuk gelar dan trofi. Saya memiliki pengalaman memenangkan trofi utama dan saya ingin berada di kompetisi itu lagi – jadi saya ingin membantu tim ini mencapai itu dan mencapai level di mana Roma seharusnya berada."

“Merupakan kehormatan besar untuk menjadi No 9 di klub ini dan saya tidak sabar untuk memulai dan membantu tim," pungkas Abraham.