BolaSkor.com - Madura United super lega setelah memastikan diri lolos babak 8 besar Piala Presiden 2019. Kemenangan atas Borneo FC 1-0 di Stadion Maguwoharjo, Jumat (15/3) sore, diakui skuat Dejan Antonic tak diraih dengan mudah.

Kepanikan sempat melanda pemain Madura United saat babak pertama gagal mencetak gol. Padahal bila bicara peluang, tak ada kurangnya bagi Madura United. Alberto Goncalves dkk. berulangkali membombardir gawang Borneo FC.

Masuknya Dane Milovanovic dan Engelberd Sani mampu mengubah situasi. Keduanya membuat tempo permainan meningkat. Gol akhirnya berhasil didapat lewat sepakan bebas David Laly. Bola yang diarahkan ke pojok kanan gagal dijangkau kiper Borneo FC, Gianluca Pandeynuwu.

Baca Juga:

Piala Presiden: Tekuk Borneo FC 1-0, Madura United Pastikan Lolos ke 8 Besar

Arema FC Jadikan Agregat Gol Sebagai Senjata Masuk Tiga Runner-up Terbaik

Pelatih Madura United, Dejan Antonic, mengaku puas dengan keberhasilan melaju ke babak 8 besar dengan status runner-up terbaik. Para pemain sempat panik karena baru kali ini gagal mencetak gol pada awal pertandingan.

"Saya tidak bilang hari ini mainnya jelek atau bagus. Tekanan begitu besar. Ada enam pemain yang tidak bisa main. Kita pun kehilangan Marckho sangat cepat karena cedera. Puji tuhan kita bisa tetap menang dan kita lolos," kata Dejan usai pertandingan.

Dejan menyebut setelah ini Madura United langsung meninggalkan Yogyakarta. Tim akan menjalani persiapan menuju babak 8 besar Piala Presiden 2019. Ketenangan dalam memanfaatkan peluang menjadi pekerjaan rumah bagi Madura United.

"Kita harus berubah kedepannya. Lebih fokus, disiplin, harus dapat gol lebih cepat. Kita ada Raka, Beto, Zah Rahan dan Dane. Mereka punya feeling gol yang bagus. Kalau sekarang banyak kesempatan belum maksimal, step by step kita harus berubah," tuturnya. (Laporan Kontributor Al Khairan Ramadhan)