BolaSkor.com - Dalam perjalanan menuju titel Premier League bersejarah musim 2019-20 Liverpool sempat menemui 'batu ganjalan' kala kalah 0-3 dari Watford. Tapi, itu tidak lebih sebagai rintangan kecil dalam upaya The Reds meraih titel Premier League yang terakhir diraih pada 1990.

Kritikan yang datang setelah kekalahan itu - bisa jadi - hanya pemberitaan negatif serta 'hiburan' sesaat bagi mereka yang bukan fans Liverpool. Maklum, Liverpool tak pernah kalah sebelum laga melawan Watford dan menjalani konsistensi bermain yang sangat hebat.

Mentalitas juara sudah diperlihatkan Liverpool kala melawan Bournemouth di pekan 29 Premier League di Anfield, Sabtu (07/03) malam WIB. Juara bertahan Liga Champions sempat tertinggal dari gol Callum Wilson (9'), namun membalasnya dari gol Mohamed Salah (25') dan Sadio Mane (33').

Baca Juga:

Menanti Keputusan Liverpool soal Salah Ikut Olimpiade Tokyo 2020

Liverpool 2-1 Bournemouth: The Reds Kembali Menang

Bekuk Bournemouth, Liverpool Ukir Rekor Baru

Liverpool kembali ke trek kemenangan dan berlanjut dalam upaya memenangi titel Premier League.

Selepas laga itu yang dibicarakan publik kembali soal rekor demi rekor, termasuk salah satunya rekor Mohamed Salah yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai legenda Liverpool. Legenda Anfield.

Kekuatan 'Raja Mesir'

Mohamed Salah

Golnya ke gawang Bournemouth bukan sembarangan gol. Itu jadi gol ke-70 dari 100 laga bersama Liverpool, klub yang sudah diperkuatnya sejak 2017 kala memutuskan pindah dari AS Roma dengan banderol 42 juta euro.

Dua legenda yang notabene striker top Liverpool di masanya, Fernando Torres dan Luis Suarez, disalip oleh Mo Salah dari segi torehan rekor gol. Mo Salah mencetak 70 gol dari 100 laga, sementara Torres 65 gol dari 102 laga, dan Suarez 69 gol dari 100 laga.

Tidak hanya itu saja, menurut Squawka dan Opta, Mo Salah juga telah melewati Suarez dalam kategori top skor Liverpool di Premier League. Mo Salah, 27 tahun, kini mengejar rekor Robbie Fowler (128 gol), Steven Gerrard (120 gol), dan Michael Owen (118').

Berakhir kah rekor Mo Salah? Tunggu dulu, masih ada satu lagi. Barcelona memiliki Lionel Messi dan dahulu Real Madrid punya Cristiano Ronaldo sebagai mesin gol yang konsisten mencetak gol 20 hingga 30 gol lebih tiap musimnya, maka Liverpool punya 'Raja Mesir' Mo Salah.

Tidak ada pemain setelah Michael Owen pada awal 2000-an yang mencetak 20 gol lebih untuk Liverpool selain Mo Salah. Eks pemain Basel mencetak 44 gol pada musm 2017-18, 27 gol pada musim 2018-19, dan kini 20 gol di musim 2019-20.

Mo Salah masih prima di usia emas pesepakbola Eropa. Andai bisa menjaga performanya bukan tidak mungkin Mo Salah mengejar legenda-legenda lainnya semisal Ian Rust, Fowler, dan Rodger Hunt.