BolaSkor.com - Duel sengit di antara dua rival, Napoli kontra Juventus, terjadi di pekan tiga Serie A yang dihelat di Stadio Diego Armando Maradona, Sabtu (11/09) malam WIB. Napoli menang 2-1 atas Juventus.

Il Partenopei - julukan Napoli - melakukan remontada (comeback) pasca tertinggal 0-1 dari gol Alvaro Morata di menit 10. Napoli bangkit di babak kedua dan berbalik menang 2-1 dari gol Matteo Politano (57') dan Kalidou Koulibaly (85').

Kemenangan itu layak diraih Napoli dengan 68 persen penguasaan bola serta catatan 25 tendangan (enam tepat sasaran). Sedangkan Juventus dengan 32 persen penguasaan bola melepaskan delapan tendangan (empat tepat sasaran).

Luciano Spalletti, pelatih Napoli senang dengan karakter yang diperlihatkan anak-anak asuhnya, apalagi setelah melakukan kesalahan di babak pertama yang berbuah gol Morata.

Baca Juga:

Napoli 2-1 Juventus: Mimpi Buruk Il Bianconeri Berlanjut

Cristiano Ronaldo Hengkang, Juventus Tetap Punya DNA Juara

Tak Hanya Inter Milan, Juventus Juga Terlilit Masalah Keuangan

Luciano Spalletti

“Seorang pelatih mencoba membuat perubahan selama jeda istirahat, tetapi reaksi para pemain adalah yang paling penting,” kata Spalletti kepada DAZN.

“Tidak ada yang memberi Anda hasil, Anda harus membalikkan keadaan. Kami melakukan lebih banyak di babak kedua, menambahkan Adam Ounas di posisi itu dan itu membuka beberapa ruang lagi."

“Ada tekanan di tim setelah kesalahan itu, baik dari Juventus dan Napoli. Juve bertahan lebih dalam dan bek sayap mereka menyebabkan masalah bagi kami, karena mereka menempatkan bola berbahaya di belakang pertahanan. Kami harus melakukan yang lebih baik lagi."

“Kami pantas menang, tetapi itu bukan kemenangan yang bersih seperti yang seharusnya," terang eks pelatih Roma dan Inter Milan itu.

Keributan Selepas Laga

Panasnya duel di antara kedua tim dan rival itu tak berhenti sampai di lapangan pertandingan, dari kabar Sky Sports Spalletti dan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri dikabarkan ribut di kamar ganti pemain setelah laga berakhir.

Spalletti disinyalir kesal dengan sikap Allegri yang menyoroti kesalahan timnya hingga gol Napoli tercipta, sebab itu mengartikan tak ada respek untuk Napoli.

“Saya pergi untuk memberi hormat kepadanya setelah pertandingan dan dia terus berjalan dan mengabaikan saya,” papar Spalletti memberikan gambaran situasi itu.

“Saya selalu kalah melawan Juve, sekali saya menang dan Anda menceramahi saya, yang benar saja?”

Menilik latar belakang Allegri dan Spalletti yang sama-sama berasal dari Tuscany hal itu jadi wajar. Pasalnya keduanya memang sering mengekspresikan diri dalam kehidupan sehari-hari, jadi 'keributan' itu sudah biasa bagi keduanya.

Berkat hasil itu Napoli menduduki puncak klasemen sementara dengan sapu bersih kemenangan di tiga laga (sembilan poin), lalu Juventus di urutan 16 dengan raihan satu poin hasil dari dua kekalahan dan satu hasil imbang.