BolaSkor.com - Jurgen Klopp memang sukses membawa Liverpool kembali berjaya di Inggris maupun Eropa. Namun manajer berkebangsaan Jerman itu punya satu noda selama hampir enam musim menangani The Reds.

Sejak datang ke Inggris pada Oktober 2015, Klopp secara perlahan mengembalikan reputasi Liverpool sebagai tim juara. Ia bahkan mampu membawa Merseyside Merah merebut trofi Liga Champions keenam pada musim 2018-2019.

Semusim berselang, Klopp juga berhasil mengakhiri puasa gelar Liverpool di liga domestik. Liverpool untuk pertama kalinya mampu menjuarai Premier League sejak kompetisi ini bergulir pada 1992-1993.

Meski begitu, ada satu kekurangan paling mencolok dari kepemimpinan Klopp di Liverpool. Ia tak mampu membawa tim asuhannya menaklukkan markas Manchester United, Old Trafford.

Baca Juga:

Prediksi Manchester United Vs Liverpool: Akhiri Rekor Buruk di Old Trafford

7 Fakta Menarik Jelang Duel Sengit Manchester United Vs Liverpool

Asal-usul Sebutan North West Derby pada Duel MU Vs Liverpool

Kedua klub memang memiliki salah satu rivalitas terpanas di Inggris. Kejayaan Liverpool era Klopp terasa kurang lengkap karena tak mampu mempecundangi sang rival di kandangnya.

Padahal Manchester United pernah mempecundangi Liverpool-nya Klopp di Anfield. Hal ini tentu menjadi sebuah ironi.

Jika melihat lebih jauh, Liverpool memang sudah lama tidak mampu mengalahkan Manchester United dalam laga kandang. Kemenangan terakhir mereka terjadi pada 16 Maret 2014 atau tujuh tahun silam.

Manchester United vs Liverpool

Saat itu, kondisi kedua tim sangat bertolak belakang. Manchester United tengah terpuruk bersama David Moyes, sedangkan Liverpool yang ditangani Brendan Rodgers menjadi penantang gelar juara.

Sebelum pertandingan berlangsung, Liverpool berada di peringkat kedua. Steven Gerrard dan kawan-kawan tertinggal tujuh poin dari Chelsea yang memuncaki klasemen.

Sementara Manchester United duduk di peringkat keenam dan tertinggal sembilan poin dari zona Liga Champions.

Kemenangan pun menjadi target yang diusung Manchester United saat menerima kedatangan Liverpool. Apalagi mereka punya modal berharga usai mengalahkan West Bromwich Albion dengan skor 3-0 pada laga sebelumnya.

Namun kepercayaan diri skuat Manchester United runtuh dalam sekejap. Liverpool mampu tampil lepas dan menguasai permainan.

Petaka bagi Manchester United datang pada menit ke-34. Mark Clattenburg yang bertugas sebagai wasit memberikan hadiah penalti kepada Liverpool setelah Rafael da Silva melakukan handball di kotak terlarang.

Gerrard maju sebagai eksekutor penalti Liverpool. Ia sukses menaklukkan David De Gea untuk mengubah skor menjadi 1-0 untuk tim tamu yang bertahan hingga jeda.

Skuat Liverpool merayakan gol ke gawang Manchester United

Usai turun minum, Manchester United bertekad bangkit. Namun rencana mereka hancur berantakan hanya satu menit setelah babak kedua dimulai karena wasit kembali memberikan hadiah penalti untuk Liverpool.

Phil Jones melakukan pelanggaran ceroboh saat mengawal Joe Allen di kotak terlarang. Gerrard kembali maju sebagai eksekutor dan sukses menaklukkan De Gea untuk kedua kalinya.

Gol tersebut benar-benar merusak konsentrasi para pemain Manchester United. Wayne Rooney dan kawan-kawan kesulitan untuk bangkit di sisa laga.

Rasa frustrasi bahkan ditunjukkan skuat Manchester United saat wasit memberikan hadiah penalti ketiga untuk Liverpool pada menit ke-78. Nemanja Vidic dianggap melakukan tekel keras kepada Daniel Sturridge di kotak terlarang meski dari tayangan ulang terlihat sang penyerang melakukan diving.

Akibat insiden tersebut, Vidic harus diusir ke luar lapangan karena menerima kartu kuning kedua. Ia dan pemain Manchester United lainnya sempat melakukan protes meski tak mampu mengubah keputusan wasit.

Kartu merah untuk Nemanja Vidic

Beruntung bagi Manchester United, Gerrard kali ini gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Sepakannya hanya membentur tiang gawang meski De Gea sudah terkecoh.

Namun keberuntungan tuan rumah hanya sampai di situ. Tak lama kemudian, Liverpool mampu mencetak gol ketiga melalui aksi Luis Suarez.

Skor 3-0 menjadi penutup duel kedua tim. Sebuah hasil yang sangat memalukan bagi Manchester United kala itu.

Kemenangan atas Manchester United pada akhirnya gagal membawa Liverpool ke tangga juara. Namun memori pertandingan tersebut terus melekat dalam ingatan suporter kedua klub.

Klopp tentu berambisi mengulangi kenangan manis tersebut dan sekaligus mengakhiri rekor buruknya. Apalagi Liverpool butuh kemenangan untuk memelihara peluang finis di empat besar.

Susunan Pemain

Manchester United (4-4-2): David De Gea; Rafael da Silva, Phil Jones, Nemanja Vidic, Patrice Evra; Juan Mata (Rio Ferdinand 87'), Michael Carrick, Marouane Fellaini (Tom Cleverley 76'), Adnan Januzaj (Danny Welbeck 76'); Wayne Rooney, Robin Van Persie.

Manajer: David Moyes.

Liverpool (4-3-3): Simon Mignolet; Glen Johnson, Daniel Agger, Martin Skrtel, Jon Flanagan; Steven Gerrard (Lucas Leiva 87'), Jordan Henderson, Joe Allen; Luis Suarez, Daniel Sturridge (Iago Aspas 90'), Raheem Sterling (Philippe Coutinho 72').

Manajer: Brendan Rodgers.