BolaSkor.com - Bos Petronas Yamaha, Razlan Razali, mengaku tak punya banyak pilihan di bursa transfer pembalap. Tim asal Malaysia itu sebetulnya tidak menjadikan Valentino Rossi sebagai prioritas.

Namun, pandemi COVID-19 membuat Petronas Yamaha tak punya banyak pilihan. Jadwal balapan yang molor membuat Petronas Yamaha tak bisa mencari rider terbaik selain Rossi.

Padahal, Petronas Yamaha memiliki rencana merekrut rider muda dari Moto2. Namun, jumlah seri yang terbatas membuat Razali mengurungkan niat tersebut.

“Di musim normal, kami akan mengevaluasi tidak hanya Rossi tapi juga pembalap lain. Tetapi karena COVID-19, dan musim yang dimulai pada bulan Juli, sulit bagi kami untuk melihat pembalap potensial lainnya," tutur Razali dikutip dari The Star.

Baca Juga:

Buat Dovizioso Terjun Bebas di Klasemen, Zarco Minta Pengampunan

Franco Morbidelli Tak Sabar Satu Tim dengan Valentino Rossi

"Biasanya, jika kami ingin mendatangkan pebalap dari Moto2 ke MotoGP, kami perlu waktu untuk melihat level performanya. Tetapi musim baru dimulai dua bulan lalu dan kami tidak dapat benar-benar mempertimbangkan siapa yang kami inginkan," imbuh dia.

Selain pilihan yang terbatas, Razali juga tidak ingin karier Rossi berakhir kurang manis. Jika tidak ada tim lain, kemungkinan The Doctor akan pensiun dari MotoGP. Razali tidak mau perpisahan Rossi terjadi di masa pandemi Covid-19.

Rossi adalah seorang legenda dan tidak baik baginya pensiun pada musim yang terpengaruh oleh COVID-19," kata Razali.