BolaSkor.com - FIFA berencana mengeluarkan sebuah regulasi khusus terkait sistem transfer pemain. Hal ini sehubungan dengan pandemi virus corona yang berdampak besar pada dunia sepak bola.

Jadwal kompetisi banyak yang molor bahkan ada yang ditunda hingga tahun depan karena hantaman virus bernama COVID-19 tersebut. Hal ini tentu membuat kalender yang sudah tersusun rapi sepanjang tahun menjadi berantakan.

Baca Juga:

Pandemi Virus Corona, Piala Eropa Ditunda hingga 2021

Piala Eropa 2020 Ditunda, UEFA Minta Dana Kompensasi Rp5 Triliun

Dampak Penundaan karena Virus Corona, Sepak Bola Bisa Jalan Nonstop hingga Piala Dunia 2022

Gianni Infantino
Presiden FIFA Gianni Infantino (fifa.com)

Jika tidak segera dievaluasi, akan sangat berbahaya bagai sepak bola itu sendiri terutama industrinya.

Terkait hal ini, FIFA berencana mengeluarkan sebuah regulasi khusus. Dua hal yang menjadi fokus badan pimpinan Gianni Infantino itu adalah bursa transfer dan kontrak pemain.

Salah satu wacana yang dipertimbangkan FIFA adalah mengubah jadwal transfer musim panas. Dua opsi yang dikedepankan yaitu memundurkan atau memangkas waktunya.

Hal yang tak kalah penting adalah terkait kontrak pemain terutama yang akan habis musim panas ini. Klub-klub yang memiliki pemain dengan kondisi seperti ini bisa kehilangan mereka saat kompetisi belum usai.

FIFA telah membentuk tim khusus pada 18 Maret lalu untuk membahas masalah ini. Keputusan nampaknya akan keluar dalam waktu dekat.

"Kelompok Kerja ini akan menilai perlu tidaknya amandemen atau dispensasi sementara terkait Peraturan FIFA tentang Status dan Transfer Pemain untuk melindungi kontrak baik untuk pemain atau klub dan menyesuaikan periode pendaftaran pemain," ujar juru bicara FIFA kepada Sky Sports.

"Pekerjaan ini sudah dimulai dan akan dilakukan dengan berkonsultasi bersama semua pemangku kepentingan utama, termasuk konfederasi, asosiasi anggota, klub, liga dan pemain."

Jendela transfer musim panas biasanya dibuka setelah kompetisi-kompetisi di Eropa usai tepatnya pada 1 Juli hingga 31 Agustus. Namun kompetisi musim ini terancam molor meski FIFA dan UEFA memberi perintah agar selesai paling lambat 30 Juni.

Penulis: Taufik Hidayat