BolaSkor.com - Laga Persela Lamongan dan PSS Sleman di pekan ke-14 Liga 1 2019 akan menjadi ajang pembuktian antar penyerang kedua kubu. Ya, Alex Goncalves yang memperkuat Persela sejauh ini menjadi top skorer sementara kompetisi dengan koleksi 12 gol. Sedangkan Yevhen Bokhashvili di kubu PSS mampu mengemas 8 gol sejauh ini.

Persela akan menantang tuan rumah Super Elang Jawa di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis (15/8) malam. Melihat torehan yang dicatatkan Yevhan, pelatih Persela Nil Maizar berharap penyerang asing PSS tersebut tampil melempem dalam laga nanti.

Tanpa bermaksud merendahkan, pelatih asal Sumatera Barat itu mengklaim Alex lebih baik dibandingkan Yevhen. Meski begitu Nil berujar pria Ukraina tersebut tetap harus diwaspadai.

Baca Juga:

Brigata Curva Sud Berikan Bonus kepada Pemain PSS Sleman Sebesar Rp 239 Juta

Playmaker Andalan PSS Sleman Diragukan Tampil Kontra Persela Lamongan

"Sebagai pelatih Persela tentu saya menilai Alex lebih baik dari pada Yevhen, tapi pasti akan ada penjagaan lebih bagi dia (Yevhen). Ini menyangkut taktikal, jadi tidak bisa saya sampaikan," terang Nil.

"Saya harap Yevhen tidak bermain baik, mudah-mudahan dia tidak bermain baik. Kita lihat siapa yang lebih baik di antara keduanya," imbuhnya.

Sempat tersiar kabar Alex Goncalves diragukan untuk tampil dalam lawatannya ke Sleman. Namun, mantan pelatih Tim Nasional Indonesia tersebut memastiakan yang bersangkutan dalam kondisi baik dan siap untuk bertanding.

"Alex tidak ada masalah, baik-baik saja. Kondisinya seperti yang kami harapkan dan siap bermain," tegasnya.

Sementara itu pelatih PSS, Seto Nurdiantoro mengaku tidak terlalu khawatir dengan ketajaman yang ditunjukkan oleh penyerang tim tamu. Ia menginstruksikan kepada pemain untuk mewaspadai setiap pemain lawan.

"Kita antisipasi semua, memang striker asing mereka naluri golnya bagus. Saya selalu tekankan jika ini permainan tim, dalam arti dia (Alex) tidak akan bisa cetak gol kalau tidak dapat bola. Jadi bagaimana nanti kita minimalisir itu," ujar Seto.

"Ini akan kita coba dan akan kita beri pemahaman ke pemain. Tetap kita waspadai dia tanpa meremehkan pemain Lamongan lainnya," tutup mantan pelatih PSIM ini. (Laporan Kontributor Prima Pribadi/Yogyakarta)