BolaSkor.com - Pekan 38 Premier League akan jadi pekan krusial dalam menentukan pemenang titel Premier League 2018-19. Manchester City dan Liverpool masih bersaing merebutkannya dengan jarak satu poin, tapi The Citizens lebih diunggulkan.

Titel Premier League ada di genggaman mereka karena City hanya perlu meraih kemenangan saat menyambangi markas Brighton & Hove Albion, Minggu (12/5) malam WIB. Sementara Liverpool akan menjamu Wolverhampton Wanderers di Anfield di waktu yang sama.

Fans Liverpool sangat berharap akan terjadinya keajaiban agar bisa mengakhiri penantian titel Premier League yang terakhir diraih pada 1990. Keajaiban serupa diharapkan terjadi usai membalikkan agregat gol menjadi 4-3 atas Barcelona di semifinal Liga Champions.

Liverpool bisa menjadi juara Premier League apabila menang atas Wolves dan Man City kalah atau imbang. Kendati demikian, The Reds tidak boleh melupakan dan berpikir sudah meraih tiga poin karena lawan yang mereka hadapi punya potensi mengejutkan.

Baca Juga:

Virgil Van Dijk Berharap Liverpool Mendapatkan Dua Keajaiban dalam Sepekan

Manchester City atau Liverpool? 5 Faktor yang Bisa Tentukan Juara Premier League

Wolverhampton Wanderers, Serigala Penerkam Klub-klub Besar Premier League

wolves pernah menyingkirkan Liverpool dari Piala FA

Sudah bukan rahasia lagi jika Wolves menjadi tim kejutan musim ini. Wolves asuhan Nuno Espirito Santo telah tampil mengejutkan dengan mengalahkan Liverpool (Piala FA), Arsenal, Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Manchester United.

Permainan gigih berdasarkan sistem pertahanan kokoh dan serangan balik yang efisien selalu jadi kekuatan utama Ruben Neves dkk. Nuno telah menegaskan komitmen timnya untuk tetap bersemangat melawan Liverpool meski tak punya lagi target untuk dikejar.

"Para pemain selalu semangat di tiap laganya dan di tiap sesi latihan. Inilah ide kami, filosofi kami. Setiap momen hidup Anda penting untuk selalu bersiap di tiap kompetisi. Tentu saja nanti itu laga besar dan kami ingin bermain dengan semangat," tutur Nuno di Sky Sports.

Nuno bukan satu-satunya dari Wolves yang memberi peringatan. Produk akademi Liverpool, Conor Coady, juga menegaskan komitmennya untuk memimpin Wolves melawan Liverpool tanpa memikirkan sisi emosionalnya sebagai mantan pemain tim asal Merseyside itu.

Conor Coady

"Tidak ada alasan kami tak bisa melakukan pekerjaan (dengan baik) di sini (Anfield). Kami telah memainkan beberapa laga bagus musim ini, ada momen naik dan turun, tapi kami punya permainan tertentu, kami akan tetap menggunakannya dan semoga saja mengakhiri musim dengan baik," imbuh Coady.

"Setiap pekan saya melihat Liverpool dan saya harap mereka menang. Apa yang mereka lakukan musim ini sangat hebat, perebutan titel sangat hebat. Teman-teman saya pemegang tiket terusan dan terus mengatakan beberapa hal."

"Saya mendukung mereka, tumbuh di sana, tapi saya sekarang bermain untuk Wolves dan tidak peduli siapa pun yang kami lawan, kami pergi ke sana untuk menang dan itulah mentalitas yang kami miliki," pungkas pemain berusia 26 tahun.