BolaSkor.com - Musim 2018-19 akan dikenang baik oleh penyerang AC Milan, Krzysztof Piatek. Baru datang dan bermain di salah satu liga top Eropa, Serie A, Piatek telah menorehkan 19 gol. Kiprah Piatek tidak lepas dari legenda AC Milan, Andriy Shevchenko.

Pencetak 175 gol untuk Rossoneri pada medio 1999-2006 itu mengakui kualitas hebat yang dimiliki Piatek. Jika melihat warisan dan keganasan Sheva sebagai penyerang Milan di masa lalu, pengakuan itu sudah menjadi bukti kehebatan Piatek.

"Dia (Piatek) penerus saya. Dia punya insting yang menakjubkan di depan gawang lawan dan mencetak banyak gol khas penyerang hebat," ucap Shevchenko kepada Sport Mediaset.

"Tembakannya sama bagusnya dengan kedua kaki dan juga tak kalah bagusnya menggunakan kepalanya. Ia banyak membantu Milan," sambung lelaki berkewarganegaraan Ukraina tersebut.

Baca Juga:

Terus Cetak Gol, Krzysztof Piatek Ukir Sejarah Bersama AC Milan

Legenda AC Milan Belum Bisa Move On dari Final Liga Champions 2005

Tiga PR Gennaro Gattuso untuk AC Milan Selepas Kekalahan di Derby della Madonnina

Andriy Shevchenko

Rinciannya, Piatek menorehkan 13 gol untuk Genoa sebelum ditransfer sebesar 35 juta euro ke Milan Januari lalu. Tidak butuh waktu lama bagi pemain asal Polandia itu untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Gonzalo Higuain.

Piatek menorehkan enam gol dari delapan laganya bersama Milan. Tingkat konversi golnya jadi yang terbaik di Serie A. Piatek tipikal penyerang klasik 9 yang oportunis kala mengonversi peluang menjadi gol.

"Saya selalu percaya pada diri sendiri dan yakin bisa mencetak banyak gol, tapi harus saya akui, enam gol dalam lima laga adalah hasil yang tidak saya duga. Dua gol hari ini membuat saya gembira, semoga saya bisa terus seperti ini. Saya adalah striker, jadi saya ingin mencetak gol di setiap laga," tutur Piatek Februari lalu.

Kehebatan Piatek mencetak gol juga mendapatkan pujian dari pelatihnya di Milan, Gennaro Gattuso. Pria yang selalu berkata blak-blakan itu melihat Piatek hidup hanya untuk mencetak gol dengan 'dingin': fokus 100 persen dan tidak banyak berbicara di sesi latihan.

Piatek bersama Genoa

“Piatek hidup untuk mencetak gol. Pergerakannya sangat baik dan ia juga punya teknik bermain yang superior. Kami gembira dia bersama kami. Dalam tujuh hingga delapan bulan ke depan, semua orang harus terbiasa dengan gol-golnya," puji Gattuso kepada Piatek.

"Namun yang lebih penting, saya lebih suka untuk membicarakan tim. Kemenangan seperti ini membantu kami untuk semakin percaya diri. Kami harus terus melanjutkan pekerjaan ini dengan kalem," lanjutnya.

Catatan menarik juga dibuat oleh Gazzetta dello Sport. Menurut kabar dari media Italia itu, Piatek salah satu pemain yang mampu mencetak gol untuk tiga tim berbeda. Distribusi 29 golnya musim ini dibagi untuk Genoa (19 gol), Milan (delapan gol), dan timnas Polandia (dua gol).

Kariernya meroket cepat seperti 'desingan peluru' yang keluar tiap kali Piatek melakukan selebrasi gol. Musim lalu Piatek masih bermain di Liga Polandia, kini namanya sudah diakui oleh legenda Milan dan dianggap sebagai suksesor Robert Lewandowski di timnas Polandia.