BolaSkor.com - Hengkangnya Robin Van Persie dari Arsenal ke Mancester United pada musim panas 2012 mengejutkan banyak pihak. Skuat The Gunners bahkan sangat terpukul saat itu.

Kepindahan Van Persie tersebut memang sulit dipercaya. Pemain berkebangsaan Belanda itu merupakan andalan lini depan Arsenal dan berstatus sebagai kapten tim.

Hal tersebut diakui oleh mantan pemain Arsenal, Jack Wilshere. Ia bahkan sempat tak percaya Van Persie berkhianat ke sang rival utama.

"Saya sangat terpukul, Dia baru saja mencetak 30 gol musim sebelumnya dan dia kapten kami," kata Wilshere dikutip dari BBC.

"Rasanya seperti kami baru saja akan menjadi penantang gelar juara lagi dan tiba-tiba ia pergi ke rival terbesar kami. Itu sulit untuk diterima."

Baca Juga:

Cesc Fabregas Masih Dihantui Kekalahan Kontra Barcelona di Final Liga Champions 2006

Unai Emery Pertanyakan Komitmen Mesut Ozil kepada Arsenal

Unai Emery Ungkap Kebobrokan Arsenal

Van Persie punya alasan kuat berkhianat kepada Arsenal. Ia merasa ambisinya meraih gelar juara akan lebih mudah terwujud bersama Manchester United yang saat itu masih ditangani Sir Alex Ferguson.

Secara perlahan, Wilshere mulai menerima kenyataan tersebut. Ia berkaca dari pengalaman masa lalu dimana Arsenal memang gemar melepas pemain bintangnya.

"Saya ada di sana ketika Fabregas, Nasri, dan pemain besar lainnya pergi. Jika kami mempertahankan mereka, saya pikir kami akan memenangi Premier League," tambahnya.

Van Persie langsung meraih gelar juara Premier League pada musim perdana berseragam Manchester United. Para pemain Arsenal bahkan sempat memberikan Guard of Honour kepadanya.

Setelah kepergian Van Persie, prestasi Arsenal mulai meredup. Wilshere kemudian hengkang ke West Ham United pada 2018.