BolaSkor.com - Sukses Timnas Indonesia U-22 merengkuh gelar juara di Piala AFF U-22 memang sangat membanggakan semua pihak. Tidak terkecuali oleh sejumlah pemain, yang sempat meramaikan persaingan sebelum Indra Sjafri membawa 23 pemain terbaiknya ke Kamboja.

Satu dari sekian pemain itu adalah Muhamad Rafli. Namun, gelandang 20 tahun milik Arema FC tidak beruntung seperti sang senior, Hanif Sjahbandi yang ikut mengangkat trofi juara di turnamen itu.

Muhamad Rafli mengaku menyesal tidak ikut naik ke podium juara, meski sejak awal tahun konsisten mengisi skuat timnas U-22 dalam pemusatan latihan. "Dibilang menyesal, ya pasti. Tapi sebagai orang Indonesia, saya tetap bangga atas prestasi itu," tukas Muhamad Rafli.

Baca Juga:

Gubernur Jatim Kucurkan Bonus untuk Timnas Indonesia U-22

Segrup Timnas Indonesia U-22, Thailand Ingin Memberi Kebahagiaan

Pemain yang dididik melalui Akademi Aji Santoso (Asifa) itu pun memilih untuk mengevaluasi dirinya sendiri. Tidak terpilih menuju Kamboja membuatnya sadar atas sejumlah kekurangan yang masih haus ditempanya melalui performa di klub.

"Saya sendiri masih banyak kekurangan. Karena, pemain-pemain yang terpilih di timnas pastinya adalah yang terbaik di klubnya masing-masing," ungkap dia.

Meski begitu, ia masih optimistis atas peluang untuk kembali menghuni skuat tim Garuda Muda. Pasca berlaga di Piala AFF U-22, Indra Sjafri mesti kembali menyiapkan tim terbaiknya guna bertempur di ajang satu level lebih tinggi, yaitu babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

"Ya, harus optimistis untuk kembali masuk (timnas) lagi. Caranya, harus berlatih lebih keras lagi di klub. Saya yakin, pelatih di sini (Milomir Seslija) pasti selalu komunikasi dengan pelatih yang di sana (Timnas)," tutupnya. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)