BolaSkor.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyadari duel melawan Liverpool pada lanjutan Premier League 2019-2020, di Stadion Anfield, Minggu (10/11), akan dipandang sebagai laga yang berpengaruh pada kans juara. Guardiola sudah punya rencana andai Man City menjadi pesakitan pada pertandingan tersebut.

Manchester City punya peluang memangkas jarak dari Liverpool yang saat ini unggul enam poin. Namun, pada sisi lainnya, The Citizens justru bisa kian tertinggal bila pulang dengan tangan hampa.

Berdasarkan performa kedua tim, Liverpool masih lebih konsisten dibandingan Manchester City. Mohamed Salah dan kawan-kawan meraih 10 kemenangan plus satu imbang - belum terkalahkan.

Baca Juga:

5 Pemain Manchester City yang Bisa Jadi Pembeda Kontra Liverpool

Pep Guardiola Tak Percaya Liverpool Cuma Modal Keberuntungan

Jurgen Klopp Sebut Pep Guardiola Lebih Sering Pikirkan Liverpool

Pep Guardiola

Pep Guardiola menegaskan, tidak akan langsung mengibarkan bendera putih ketika timnya menelan kekalahan melawan Liverpool. Guardiola menilai, masih ada banyak pertandingan yang bisa mengubah situasi.

"Saya mengetahui apa yang akan terjadi ketika kami kalah. Orang-orang akan mengatakan ini sudah berakhir (peluang memenangi Premier League). Namun, masih ada banyak pertandingan dan pengalaman saya mengatakan Anda harus berjuang hingga akhir," terang Pep Guardiola seperti dikabarkan Telegraph.

"Saya tidak mengetahui apakah perebutan gelar akan berakhir. Akan lebih sulit ketika kami kembali kehilangan satu pertandingan," sambung sang manajer.

Pep Guardiola memang tidak keliru optimistis bisa memenangi titel Premier League meski nantinya dikalahkan The Reds. Sebab, pada musim lalu, Manchester City mengklaim gelar juara setelah sebelumnya tertinggal sembilan poin dari Liverpool.

"Saat ini, mereka tidak terkalahkan sehingga Anda perlu membayangkan tidak ada banyak poin yang gagal diraih Liverpool. Namun, masih terlalu banyak pertandingan pada musim ini dan situasi apa pun bisa terjadi," papar Guardiola.

Dari enam pertemuan terakhir, Liverpool masih lebih unggul dibandingkan Manchester City. Pasukan Jurgen Klopp meraih tiga kemenangan, sedangkan Manchester City hanya satu kali unggul.