BolaSkor.com - Pelatih asal Portugal berusia 56 tahun, Jose Mourinho, turut memberikan dukungan dan doa kepada mantan anak asuhnya di Real Madrid, Iker Casillas. The Special One langsung menghubungi Casillas pasca terkena serangan jantung.

Seperti diketahui, Casillas terkena serangan jantung kala berlatih dengan Porto, Rabu (1/5), dan ia langsung dibawa ke rumah sakit. Pasca mendapatkan perawatan yang intens kondisinya membaik dan berada dalam kondisi yang lebih stabil.

"Segalanya terkendali di sini. Sempat ada kekhawatiran besar, tapi saya berada di kekuatan penuh. Terima kasih banyak untuk semuanya atas pesan dukungan dan cinta," ucap Casillas beberapa waktu lalu di sosial media.

Dokter Tim Porto berkata akan mengevaluasi kondisi kiper berusia 37 tahun tersebut dalam beberapa bulan ke depan. Mereka akan melihat apakah Casillas masih bisa melanjutkan karier sebagai pesepakbola profesional atau tidak.

Baca Juga:

Dokter Tim Porto Sebut Mustahil bagi Iker Casillas Bermain Sepak Bola Lagi

Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit akibat Serangan Jantung, Kondisi Iker Casillas Kini Membaik

Iker Casillas dan Jose Mourinho

Mourinho, sosok yang pernah berselisih paham dengan Casillas kala melatih Madrid, juga memberikan dukungan kepada penjaga gawang asal Spanyol itu. Mourinho tampak tidak canggung menghubunginya meski hubungan keduanya tidak akur di masa lalu.

"Saya sangat sedih mendengarnya (Casillas terkena serangan jantung) dan saya langsung segera menghubungi Porto. Tim medis Porto fantastis, salah satu yang terbaik yang pernah bekerja dengan saya. Dia (Casillas) ada di tangan yang tepat," tutur Mourinho di Marca.

Lebih lanjut Mourinho juga kembali menjelaskan momen ketika perselisihan keduanya dimulai pada musim 2012-13. Mourinho bersikukuh kala itu ia memang harus mencadangkan Casillas dan memilih Diego Lopez sebagai kiper nomor satu El Real.

"Semuanya tahu ada momen tertentu ketika saya memutuskan untuk mencadangkannya dan ada sedikit perselisihan. Itu perselisihan kapten Real Madrid dan manajer," tutur Mourinho.

"Tidak mudah bagi saya membuat keputusan itu dan tidak mudah baginya menerima keputusan itu. Tapi, kami punya hubungan yang positif, tidak seperti yang dipikirkan orang-orang," pungkas pelatih berusia 56 tahun tersebut.