BolaSkor.com - Kemenangan di akhir kompetisi begitu diincar Persebaya Surabaya. Tak hanya untuk mengakhiri musim di papan atas, Persebaya juga ingin mencatatkan lima kemenangan kandang beruntun.

Seperti diketahui, empat kemenangan sebelumnya merupakan rekor kemenangan kandang terpanjang Persebaya musim ini. Tak heran Persebaya begitu berambisi untuk memperpanjang catatan tersebut.

Kendati demikian, tak mudah bagi Persebaya untuk mengalahkan PSIS Semarang. Sebab, PSIS merupakan tim dengan permainan kolektif yang cukup berbahaya. Seperti yang diungkapkan oleh pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman.

Baca Juga:

Persebaya Bersaing dengan Klub Thailand dan Malaysia untuk Jasa David da Silva

Manajemen Persebaya Surabaya Resmi Perpanjang Jasa Djadjang Nurdjaman

"Keunggulan PSIS itu ada di kerja sama dan disiplin. Pemain lokalnya tidak ada yang menonjol, tapi mereka kompak. Defense mereka juga cukup bagus kemudian keluar menyerang dengan pemain sayap yang cepat," jelas pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut.

Tak hanya mewaspadai permainan kolektif PSIS, Persebaya juga mewaspadai lini depan PSIS Semarang. Ya, menurut Djanur striker asing PSIS, Bruno Silva cukup merepotkan.

Selain itu pemain sayap PSIS juga tak luput dari perhatian Djanur. Mantan pelatih Persib Bandung tersebut menilai kemampuan pemain sayap PSIS hampir sama dengan winger Persebaya, yaitu cukup cepat.

"Bruno pemain yang berbahaya. Dan kedua sayapnya sama dengan kami. Mereka punya pemain sayap yang cepat. Sehingga Bruno sering dapat peluang-peluang yang diciptakan dari kedua sayap tersebut," imbuhnya. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)