BolaSkor.com - Persik Kediri memang sudah menyatakan sikapnya untuk mendukung kelanjutan Liga 1 musim 2020 pada Oktober nanti, sesuai keputusan PSSI melalui bernomor SKEP/53/VI/2020 yang turun pada 27 Juni kemarin.

Sayangnya, SK tersebut tidak menjelaskan sejumlah poin yang menjadi keinginan klub Liga 1. Salah satu diantaranya adalah terkait peningkatan nilai hak komersial yang diterima klub.

Pada SK PSSI per 27 Maret lalu, jumlah hak komersial memang akan naik dari sebelumya. Dari semula Rp520 juta menjadi Rp800 juta saat kompetisi Liga 1 kembali berlangsung lagi.

Baca Juga:

PSBB di Tangerang Diperpanjang, Persita Gagal Gelar Persiapan pada Juli

Arema FC Senang Hati Berbagi Kandang dengan Klub Liga 1 Lain

Namun bagi Persik, ketetapan itu dinilai belum ideal. Tim yang bermarkas di Stadion Brawijaya Kediri itu masih memegang usulan sebelumnya melalui virtual meeting beberapa waktu lalu.

"Seperti yang pernah kami usulkan, hak komersial klub idealnya adalah sebesar Rp1,2 sampai Rp1,5 miliar setiap bulan," tutur Presiden klub Persik Kediri, Abdul Hakim Bafagih pada Rabu (01/07).

Pihaknya pun kini tengah menunggu bagaimana rumusan terkait hak klub tersebut. Meski di sisi lain, Persik tetap siap menjalankan segala keputusan akhir yang ditentukan PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru nanti.

"Kita semua berharap Liga 1 berjalan dengan baik," tambah sosok yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi X DPR RI tersebut.

Sejauh ini, baik Persik dan tim Liga 1 lain baru mendapatkan dua dari 10 termin hak komersial. Pencairan itu untuk termin Februari dan Maret, sehingga April hingga November belum jelas sampai saat ini. (Laporan Kontributor Kristian Joan)