BolaSkor.com - Persik Kediri ingin menyampaikan sejumlah hal yang menjadi keresahan klub, pada manager meeting yang digelar PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Jakarta pada Jumat (7/8) besok.

Tim Macan Putih akan meminta kejelasan rumusan regulasi yang berubah dalam lanjutan kompetisi Liga 1 dengan tajuk Extraordinary Competition nanti.

"Kami perlu mengungkapkan keresahan itu, karena Persik ingin kompetisi nanti berjalan lancar dengan regulasi yang jelas," tutur Abdul Hakim Bafagih.

Keresahan Persik berikutnya berkaitan dengan renegosiasi kontrak yang diterapkan sesuai SKEP nomor 53. Tak cuma itu, pihaknya juga masih berupaya usulannya dipertimbangkan terkait kenaikan hak komersial mencapai Rp1,2 sampai Rp1,5 Miliar, bukan Rp800 juga sesuai SK PSSI sebelumnya.

Baca Juga:

PT LIB Gelar Manager Meeting pada 7 Agustus

PT LIB Tolak Keinginan Klub terkait Subsidi Rp1 Miliar pada Lanjutan Liga 1

"Kami punya hitung-hitungan (terkait usulan kenaikan) hak komersial," ucap Abdul Hakim Bafagih.

Hal lainnya yang akan disampaikan adalah berkaitan dengan antisipasi terhadap aktivitas sepak bola di tengah masa pandemi. Termasuk di dalamnya, Persik meminta kejelasan bagaimana prosedur protokol kesehatan dan tanggung jawab atas hal itu.

"Karena sekali lagi, kita tidak bisa memprediksi pandemi COVID-19 kapan berakhir. Khawatir Liga 1 berhenti lagi," jelas Hakim.

"Kami ingin panduan protokol kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya mencegah penyebaran covid-19," tutup pria yang juga anggota Komisi X DPR RI tersebut. (Laporan Kontributor Kristian Joan)