BolaSkor.com - Bek Timnas Indonesia U-23, Pratama Arhan, menyebut bahwa Australia bisa mendatangkan bahaya dari bola-bola mati. Pelanggaran yang tidak perlu diharapkannya tidak terjadi.

Hal ini disampaikan Pratama Arhan jelang pertemuan kedua Timnas Indonesia U-23 dengan Australia di Stadion Central Republican, Dushanbe, Jumat (29/10) malam.

Adapun di pertemuan pertama, Garuda Muda kalah 2-3. Dua gol Indonesia dicetak oleh Witan Sulaeman (68') dan Taufik Hidayat (84'), sementara tiga gol Australia dibuat Marc Tokich (53'), Patrick Wood (59'), dan Jacob Italiano (76').

Baca Juga:

Taufik Hidayat Soroti Komunikasi Timnas Indonesia U-23

Pelatih Australia Tidak Puas dengan Kemenangan atas Timnas Indonesia U-23

"Yang harus diantisipasi, jangan membuat kesalahan, karena bola-bola mati mereka sangat baik," kata Pratama Arhan.

Terlebih postur pemain Australia lebih tinggi dari penggawa Timnas Indonesia. "Keunggulan mereka bola-bola mati yang baik, karena postur-postur sangat tinggi. Mainnya juga sangat bagus," jelasnya.

Sementara itu, bek PSIS Semarang itu menjelaskan bahwa pemain dalam kondisi bagus dan tidak ada yang mengalami cedera serius.

"Kami sudah melakukan evaluasi, pemain juga mengevaluasi masing-masing, kekurangannya. Kita juga sudah melihat kelemahan lawan, begitu juga kekuatan. Persiapan saat ini bagus."

"Pelatih menekankan untuk kerja maksimal, agar hasil pertandingan meraih kemenangan."