BolaSkor.com - Konfederasi Sepak Bola ASEAN (AFF) telah resmi merilis jadwal baru untuk gelaran Piala AFF 2020 yang sebelumnya telah ditunda. Rencananya Piala AFF akan kembali digelar pada 11 April sampai dengan 8 Mei 2021.

Selain sudah resmi mengumumkan jadwal, AFF juga berencana menyelenggarakan turnamen ini dengan format yang sama seperti tahun 2018. Piala AFF akan dilehat dengan format dua kali tandang dan dua kali kandang.

Sedangkan untuk babak semifinal dan final menggunakan format tandang-kandang. Sebelum 2018, Piala AFF digelar sistem home tournamet di babak penyisihan.

Baca Juga:

PSSI Ajukan Protes soal Penyelenggaraan Piala AFF 2020 pada April 2021

Piala AFF 2020 Diundur, Indonesia Tolak Jadi Tuan Rumah Pengganti

"Kami senang dengan dukungan positif yang didapatkan dari para Asosiasi Anggota untuk menentukan waktu yang tepat untuk menggelar turnamen yang ditunggu-tunggu ini (Piala AFF)," kata Presiden AFF Khiev Sameth dalam rilis resmi AFF.

Sebelumya kembali menggunakan format seperti tahun 2018, AFF berencana menggelar Piala AFF dengan sistem home tournament. Vietnam menjadi tuan rumah dan digelar pada 23 November-31 Desember 2020. Namun Vietnam mengundurkan diri karena gelombang kedua COVID-19 dan AFF menunda Piala AFF 2020 ke tahun 2021.

"Meski kami sadar perjuangan melawan pandemi belum berakhir, kami sangat optimistis Piala AFF 2020 tetap akan berlangsung dengan format penuh karena kami berharap memberikan yang terbaik untuk penyelenggaraan sepakbola terbaik di kawasan ASEAN tahun depan," ujar Khiev Sameth menjelaskan.

"AFF juga berharap pengumuman tanggal turnamen 2021 akan memberikan kejelasan dalam perencanaan untuk mitra komersial kami, termasuk sponsor dan penyiar media, di waktu serba tak pasti seperti sekarang," tutur Khiev Sameth asal Kamboja.

"AFF dan Asosiasi Anggota kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar, pemain, pelatih, ofisial, media, dan mitra lain atas dukungan dan komitmen mereka yang teguh di tengah masa-masa sulit ini, dan kami menantikan Piala AFF sebagai pemersatu seluruh Asia Tenggara saat nanti kita bisa berkumpul lagi," pungkasnya.