BolaSkor.com - Arema FC mendapatkan masukan berharga dalam gelaran diskusi untuk memulihkan kondisi klub pasca Tragedi Kanjuruhan. Arema FC kali ini melibatkan Mohammad Saifuddin, yang pernah menjabat sebagai Manajer Kompetisi AFC (federasi sepak bola Asia) beberapa waktu lalu.

Dalam diskusi di Kantor Arema FC pada Senin (21/11) kemarin, klub mendapat sejumlah masukan penting. Menurut Saifuddin, Tim Singo Edan mesti mencapai prestasi sebaik mungkin sebagai cara ampuh untuk mengembalikan reputasi di mata publik.

"Memang hanya dengan prestasi untuk mengatasi perkara ini. Semua harus kuat baik klub, tim, juga suporter. Klub memang sangat terbebani juga para fans. Jangan tengok ke belakang, harus maju menatap harapan ke depan, ke arah future development," kata Mohammad Saifuddin.

Baca Juga:

Cara Pemain Persija Pertahankan Chemistry di Tengah Vakumnya Liga 1

Erwin Ramdani Bakal Kebut Pemulihan jika Liga 1 Dilanjutkan Desember

Misi yang amat berat memang. Lantaran satu-satunya kesempatan bagi Arema FC mencapai prestasi adalah di Kompetisi Liga 1. Sedangkan Piala Indonesia yang sempat dimunculkan, belum jelas digelar atau tidak pada musim 2022/2023 ini.

"Jangka pendek, bagaimana menunjukkan kepada banyak orang, bahwa klub meskipun menderita, masih punya semangat dan kepercayaan untuk menghadapi lanjutan kompetisi," beber Saifuddin.

"Apalagi, Arema FC dilarang bermain di home base sendiri, serta tanpa dukungan fans. Sangat berat, tapi harus ditunjukkan dengan kuat," tambah salah satu penggagas Qatar League tersebut.

Ya, Arema FC memang dipastikan tak bisa menjalani pertandingan kandang di Malang, juga tanpa penonton. Tim asuhan Javier Roca mesti menetapkan stadion berjarak 250 kilometer dari Malang sebagai akibat dari Tragedi Kanjuruhan. (Laporan Kontributor Bimaswara Dumugi/Malang)