BolaSkor.com - Amerika Serikat dikenal sebagai satu di antara negara paling berpengaruh di dunia. Saat ini, Amerika mulai mengembangkan sayap di dunia sepak bola. Bermunculan berbagai pemain dari Negeri Paman Sam yang siap berada di puncak dunia.

Giovanni Reyna, Sergino Dest, dan Weston Mckennie menjadi generasi terbaru dari sepak bola Amerika Serikat yang mulai menancapkan bendera di sepak bola Eropa. Bahkan, para pemain tersebut sudah memperkuat klub papan atas.

Giovanni Reyna merupakan penggawa Borussia Dortmund yang banyak menarik perhatian dengan penampilan impresifnya. Sementara itu, Sergino Dest membuat Barcelona mengucurkan 21 juta euro untuk memboyongnya dari Ajax Amsterdam.

Pada saat yang bersamaan, Weston McKennie sedang menikmati bulan madu yang indah dengan Juventus. Ia tampil di tim utama dan sudah mencetak tiga gol sejauh ini.

Baca juga:

Mimpi Amerika Dana White Sang Pelayan Hotel

Profil Monchi, Direktur Olahraga Penganut Besar Tiang daripada Pasak

Profil Nicolo Rovella, Calon Bintang Juventus yang Ditempa Akademi Inter

Bryan Reynolds

Rupanya, rentetan produk yang siap diimpor dari Amerika Serikat tidak berhenti sampai di situ. Teranyar, nama Bryan Reynolds banyak bermunculan di isu transfer.

Bryan Reynolds merupakan pemain 19 tahun milik FC Dallas. Ia bermain sebagai bek kanan dan memiliki kemampuan didorong sebagai pemain sayap.

FC Dallas sudah menjadi rumah bagi Bryan Reynolds sejak berada di tim akademi. Ia dipromosikan ke tim utama pada November 2016. Reynolds menjadi pemain termuda yang pernah didatangkan FC Dallas karena masih berusia 15 tahun.

Sadar sang pemain butuh menit bermain lebih, FC Dallas meminjamkan Bryan Reynolds ke North Texas SC pada akhir Maret 2019.

Bersama North Texas, kemampuan Bryan Reynolds terus ditempa. Ia tampil dalam 12 pertandingan dengan torehan satu gol plus dua assist.

Penampilan apik tersebut membuat FC Dallas membawa pulang Reynolds pada 30 November 2019. Ia ditempatkan sebagai pelapis bek sayap utama FC Dallas, Reggie Cannon.

Kepergian Cannon pada September 2020 menghadirkan berkah untuk Reynolds. Sang pemain mulai mendapatkan kepercayaan dari pelatih utama, Luchi Gonzalez.

Hingga sejauh ini, Reynolds sudah mencatatkan 27 penampilan di Major League Soccer. Dari kesempatan itu, ia mengemas lima assist.

Menilik dari sisi gaya bermain, Reynolds merupakan bek kanan modern. Ia memiliki nilai lebih ketika membantu serangan. Apalagi, Reynolds sempat bermain sebagai striker.

Bryan Reynolds

"Dia telah menunjukkan dengan baik ketika melakukan overlap kepada seorang winger dan memberikan bola ke kotak penalti," ujar jurnalis asal Amerika Serikat, Drew Epperly.

Bryan Reynolds juga menjadi langganan tim nasional Amerika Serikat pada kelompok umur. Ia membela timnas Amerika dari U-16 hingga U-18.

"Kemampuannya mengirim umpan silang ke kotak penalti lebih baik daripada kebanyakan bek sayap di MLS. Di sisi pertahanan, kecepatan dan IQ sepak bolanya cukup baik untuk tidak membuatnya terlalu banyak kesulitan ketika menghadapi serangan."

Bakat Reynolds pun menyebar hingga ke Eropa. Tak heran, sejumlah klub mulai mencari informasi soal pemain kelahiran Texas tersebut.

Dari sekian banyak peminat, Serie A menjadi yang terbanyak. Kabarnya, AS Roma, AC Milan, dan Juventus jatuh hati kepada Reynolds. Bila dikerucutkan lagi, Juventus merupakan tim terdepan untuk mendapatkan servis Reynolds.

Pakar transfer asal Italia, Fabrizio Romano, mengabarkan Juventus telah menawarkan 7 juta pounds kepada Dallas FC. Formula transfer yang disodorkan adalah peminjaman dengan kewajiban beli.

Juventus juga sudah menyiapkan rencana untuk Reynolds. Maklum, Bianconeri tidak bisa menerima sang pemain begitu saja karena kuota untuk pemain non-Uni Eropa sudah penuh.

Nantinya, Juve meminjamkan Reynolds ke satu di antara klub Serie A hingga akhir musim 2020-2021. Langkah tersebut juga bertujuan untuk proses adaptasi Reynolds dengan sepak bola Italia.

Juve sempat menjalin komunikasi dengan Cagliari. Namun, tidak ada langkah lanjutan. Kini, klub yang paling berpeluang bekerja sama dengan Juve adalah Benevento.

Melesatnya La Vecchia Signora sebagai kandidat terkuat destinasi anyar Reynolds tak terlepas dari keberadaan pemain Amerika Serikat dalam tim, Weston McKennie. Kedua pemain itu sempat bermain bersama di akademi Dallas.

Kini, jalan Bryan Reynolds untuk mencapai puncak karier terbuka lebar. Reynolds punya fondasi yang cukup kuat untuk membuat sepak bola Eropa gempar.