BolaSkor.comPSSI menggelar pertemuan khusus dengan para pelatih Timnas Indonesia di kantor PSSI, Senin (29/4). Pada pertemuan tersebut, lima pelatih Timnas Indonesia dari mulai junior sampai Timnas Indonesia Putri hadir di kantor PSSI.

Diundangnya para pelatih untuk membahas tentang pengembangan sepak bola usia muda dan kurikulum filanesia serta pengimplementasiannya dalam kompetisi yang tujuannya pada prestasi Timnas Indonesia di masa depan.

Sekretaris Jendral PSSI, Ratu Tisha dan Direktur Teknik PSSI Danurwindo pun turut hadir untuk membahas pengembangan usia muda. Ratu Tisha mengatakan pertemuan ini memang sudah direncanakan sejak jauh hari.

Baca Juga:

Manajer Bhayangkara FC Dukung Penuh Siapapun yang akan Menjadi Ketua PSSI

PSSI Bebaskan Fakhri Husaini Pilih Pemain Garuda Select untuk Timnas Indonesia U-18

“Ini bagian dari PSSI untuk menyempurnakan Filanesia, setelah konten pembinaan karakter kita masukkan dan sudah kita mulai implementasi tahun lalu, pengembangan terus kita lakukan demi menyempurnakan Filanesia," kata Tisha.

"Kami mendapatkan saran dan masukan yang luar biasa positif untuk bersama-sama menyempurnakan Filanesia. Konektivitas antara edukasi sepak bola akar rumput, kompetisi usia muda, dan Timnas sebagai muaranya jadi salah satu bahasan yang kita jadikan kunci keberhasilan pengembangan Filanesia," tambah Tisha.

Filanesia adalah sebuah filosofi yang menjadi fondasi dan karakter sepak bola Indonesia, baik untuk pembinaan usia dini sampai profesional dari segi individu maupun tim. Filanesia ini sudah dibuat sejak Timnas Indonesia masih dilatih oleh Luis Milla.

Filosofi ini merupakan salah satu perhatian khusus PSSI yang akan menjadi panduan dalam hal lingkup sepak bola, seperti penjenjangan latihan berdasarkan usia, pengembangan teknik pemain, dan ciri-ciri bermain di lapangan.